Sabtu, 25 November 2023 22:40

Influencer Curhat Pemadaman Listrik ke Gibran, PLN Sebut Dampak Kekeringan 2 Bulan Terakhir

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Calon Wakil Presiden (Cawapres), Gibran Rakabuming Raka saat bertemu partai koalisi KIM di Makassar, Jumat (24/11/2023) malam. @Jejakfakta/atri
Calon Wakil Presiden (Cawapres), Gibran Rakabuming Raka saat bertemu partai koalisi KIM di Makassar, Jumat (24/11/2023) malam. @Jejakfakta/atri

Kemampuan PLTA turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi 200 MW.

Jejakfakta.com, Makassar -- Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dengar keluhan warga Kota Makassar terkait pemadaman listrik sejak dua bulan terakhir saat menggelar ngopi bareng influencer di Makassar, Jumat (24/11/2023) malam.

"Ini menyangkut kesulitan kami akibat pemadaman listrik yang setiap hari terjadi. Pemadam lima sampai enam jam," kata salah satu influencer kepada Gibran.

Kemudian Gibran menanyakan, terkait berapa lama waktu pemadaman listrik? Salah satu influencer itu pun mengatakan lima hingga enam jam per harinya.

Baca Juga : PDAM Makassar Lakukan Koneksi Pipa 500 mm, Distribusi Air Wilayah Timur Terganggu Sementara

“Tiap hari, tadi kalau di rumah saya dari jam 3 sampai magrib jam 6 belum nyala juga,” sebutnya.

Sementara itu, Cawapres yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo ini mengatakan bahwa pemadaman listrik di kota Makassar lebih parah dibanding di kota Solo tempat ia menjabat.

“Kalau di Solo kita memang sering bahas di sosmed, kita punya tim selama 24 jam, misalnya ada aspal bolong butuh ambulance, pohon roboh kalau hujan-hujan gini, ada juga yg komplain masalah PLN tapi gak separah kayak di Makassar sih,” ujarnya.

Baca Juga : Bertemu Wapres Gibran, Munafri Siap Adopsi Strategi Asta Cita Demi Kota Makassar

Gibran pun menjanjikan akan berkordinasi dengan Wali Kota Makassar dan PLN terkait pemadaman listrik tersebut, sebab menurutnya belum ada follow up dari pemerintah kota Makassar.

“Nanti kami coba koordinasikan Wali Kota sama PLN. Kendalanya ada di mana jangan sampai 17 jam, 6 jam tiap hari itu termasuk agak parah sih dan kalian sudah sering komplain di sosmed yah tapi elum ada follow up,” ungkapnya.

Terpisah, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselbar, Ahmad Amirul Syarif mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di Kota Makassar dua bulan terakhir ini karena dampak dari kekeringan El Nino.

Baca Juga : Survei Ipsos 2024: Politisi dan Polisi Paling Tidak Dipercaya di Indonesia

“Musim kering yang berkepanjangan tersebut telah berdampak terhadap berkurangnya debit air sehingga menyebabkan kemampuan PLTA turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi 200 MW,” kata Ahmad Amirul kepada Jejakfakta.com, Sabtu (25/11/2023).

Guna menanggung beban keterbatasan daya tersebut, kata Ahmad Amirul selama ini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menanggung beban yang cukup tinggi sehingga jatuh tempo untuk dilakukan pemeliharaan

“Saat ini petugas PLN tengah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pemeliharaan PLTU agar sesegera mungkin dapat kembali beroperasi maksimal guna menopang kondisi Kelistrikan Sistem Sulbagsel," ujarnya.

Baca Juga : Jelang Pelantikan, Jusuf Kalla Pesan Tiga Hal ke Prabowo-Gibran

Ahmad Amirul juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya mulai dari Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) khususnya di daerah aliran sungai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air.

“Kami juga melakukan relokasi pembangkit dari beberapa wilayah tersebar di Indonesia dan mendatangkan tim ahli pembangkitan ke Makassar untuk mengakselerasi penormalan pasokan listrik. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan mohon doanya semoga dapat segera pulih,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Gibran Rakabuming Raka #Pemadaman Listrik #influencer #PLN UID Sulselbar #dampak kekeringan #debit air #Modifikasi cuaca
Youtube Jejakfakta.com