Jejakfakta.com, Makassar -- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) angkat bicara terkait dugaan penembakan mobil calon legislatif (Caleg) anggota DPR RI, Jabal Nur di Kabupaten Bantaeng. Diketahui, Jabal Nur juga merupakan Ketua Relawan Garda Prabowo-Gibran Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana menyatakan kasus tersebut bukan aksi penembakan melainkan perusakan. Hal itu dinilai setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaannya, kata Komang bukan peluru proyektil yang ditemukan melainkan menyerupai kelereng.
"Itu perusakan, bukan penembakan. Bukti di lapangan ditemukan kayak kelereng itu loh. Ini kena ketapel itu," tegas Kombes Pol Komang kepada Wartawan, Minggu (14/1/2024).
"Labfor (Polda) juga mengecek, tapi setelah di lapangan, di mobil itu ditemukan buletan itu kayak kelereng itu. Semacam pelor tapi ukurannya sebesar itu," sambungnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa mobil tersebut sudah lama dipakai oleh adiknya. Sekitar 2008 silam.
Baca Juga : Ahli Pers Dewan Pers: Praperadilan Kekerasan Jurnalis Dapat Dikabulkan
"Itu bukan Caleg. Itu adeknya yang pakai, sudah 2008 mobil itu oleh adeknya, memang pemberian kakaknya. Sudah lama," jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya saat ini melakukan proses penyelidikan atas perusakan tersebut. Ia juga menegaskan, aksi perusakan itu bukanlah aksi teror.
"Proses hukum, masih dalam lidik. Itu kayak ketapel. Mungkin kelerengnya ini nyasarlah, namanya anak-anak di sana. (Bukan teror) iya, itu hasil pemeriksaan dari Polres sudah saya share," jelasnya.
Baca Juga : Terima Setoran Bandar Narkoba, Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara Dipecat dari Kepolisian
Sebelumnya diberitakan, mobil milik salah satu caleg DPR RI dari praksi PAN, Jabal Nur, dikabarkan ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di depan Kantor BRI Bissapu Kabupaten Bantaeng, Sabtu (13/1/2024).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jejakfakta.com, penembakan terhadap kendaraan milik Jabal Nur itu terjadi saat mobilnya terparkir.
Jabal Nur mengaku kasus itu terjadi di waktu subuh.
Baca Juga : Bertrand Eka Prasetyo Diduga Tewas Ditembak Polisi, Polda Wajib Beri Sanksi Etik dan Pidana
"Iya, saya parkir mobil di depan BRI, itu diduga dari dekat kayaknya tembakan. Kejadiannya subuh, sekitar pukul 04.00 Wita," ujar Jabal Nur saat dikonfirmasi Wartawan, Sabtu (13/1/2024).
Menurutnya, saat itu ia sementara salat shubuh. Sementara mobilnya sedang terparkir di dekat kantor BRI Bissapu Kabupaten Bantaeng.
"Saat mobil tertembak, mobil lagi parkir. Saya lagi salat subuh," ujarnya
Baca Juga : Aniaya Junior hingga Tewas, Bripda Pirman Dipecat Tidak Hormat dari Polri
Meski enggan berspekulasi motif penembakan tersebut. Namun, ia menduga ada kaitannya dengan unsur politik. Apalagi saat ini, selain sebagai calon anggota DPR RI ia juga sebagai Tim Garuda Prabowo Capres nomor urut 2 di Sulawesi Selatan.
"Dugaan sementara, bisa jadi ada keterkaitan dengan politik. Saya kan Ketua Tim Prabowo-Gibran juga di Sulsel," jelasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




