Gowa, jejakfakta.com - SD Negeri Unggulan Monginsidi 1 Makassar kembali mengunjungi lahan perkebunan milik Bosowa Agro di Dusun Likuloe, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (1/12/2022) siang.
Berbeda dengan rekan mereka yang datang dua hari sebelumnya, rombongan kali ini dari gabungan murid kelas 3 dan 4.

Kunjungan ini merupakan program SD Negeri Unggulan Monginsidi 1 Makassar untuk memberikan pengetahuan kepada murid-murid melalui pelajaran di luar kelas (outing class). Bosowa Agro jadi lokasi pilihan karena tema pelajaran sangat terkait dengan pengenalan tanaman buah.
Baca Juga : Hari Otonomi Daerah ke-30, Wabup Gowa Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan Pembangunan

Sebanyak 114 murid melihat langsung belasan jenis tanaman buah dan sayur di lahan seluas 24 hektare. Mereka belajar mengenal cara bercocok tanam dan pengembangbiakan tanaman melalui cara cangkok, okulasi, dan stek.
Baca Juga : Peringati Hari Kartini, Disperpusip Gowa Gelar Lomba Menulis Surat untuk Ibu Bupati

Jika selama ini mereka hanya tahu jenis buah, kali ini mereka bisa melihat langsung dari pohonnya. Salah satu kelompok murid, misalnya, kegirangan melihat buah durian. Mereka tak menyangka pohon durian yang biasa dilihat di film kartun Upin Upin, dapat langsung disaksikan bahkan disentuh.
Baca Juga : Masjid Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Wabup Gowa Dorong Baitul Iman Jadi Pusat Kebersamaan Warga
"Eh, ada durian Kampung Durian Runtuh di sini. Kukira cuma di Malaysia saja ada pohon durian. Di Kampung Durian Runtuh, pohon duriannya tinggi tapi di sini cuma setinggi kepala," kata seorang murid.
Muhammad Alfayyad Zulkifli dan Arifin Farhan Raif dari kelas 3B senang dengan kegiatan itu. Mereka mengaku selain bisa belajar juga bisa bersenang-senang dengan mengitari kebun.
"Saya baru tahu, nangka itu pohonnya besar," kata Al Fayyad.

Darna, orangtua murid kelas 4B atas nama Qila Qalista, mengaku juga sangat senang anaknya bisa ikut kegiatan ini. "Anak-anak bisa belajar mengenal dunia tumbuh-tumbuhan dan ini bisa memperluas wawasan mereka. Kami harap kegiatan ini bisa dilakukan kembali karena banyak murid hanya tahu jenis buah tapi tidal tahu bagaimana buah itu dihasilkan," katanya. (Fung Ukka)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




