Jejakfakta.com, Gowa -- Seorang pemuda bernama Mirlan (27) meninggal dunia usai tenggelam saat terbawa arus di Sungai Lemoa Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/1/2024).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jejakfakta.com, korban merupakan warga Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Ia terjatuh jalan bersama rekannya di tepi Sungai Lemoa.

Kasi Humas Polres Gowa, Ipda Udin Sibadu, mengatakan, korban diduga tergelincir dan terjatuh di sungai itu sehingga terbawa arus.
Baca Juga : Hari Otonomi Daerah ke-30, Wabup Gowa Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan Pembangunan
"Sekitar pukul 16.20 Wita teman korban bersama korban sedang mandi sore di sungai Lemoa kemudian tiba-tiba korban tergelincir dan jatuh terbawa arus sungai sekitar 3 meter," ujar Udin Sibadu kepada Jejakfakta.com, Sabtu (27/1/2024).
Disebutkan Udin Sibadu, saat korban berhasil dievakuasi oleh rekannya, korban dalam kondisi pucat dan tak sadarkan diri.
"Saksi berteman berusaha menyelamatkan korban agar tidak terbawa arus air namun pada saat diselamatkan korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan kondisi badan korban sudah pucat," terangnya.
Baca Juga : Peringati Hari Kartini, Disperpusip Gowa Gelar Lomba Menulis Surat untuk Ibu Bupati
Lanjut Udin Sibadu, korban kemudian dilarikan ke klinik terdekat di Kecamatan Bontomarannu sekitar pukul 19.30 Wita untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, korban tetap tak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.
"Sekitar pukul 19.40 Wita tenaga medis klinik menyatakan korban meninggal dunia dengan hasil pemeriksaan nadi tidak teraba dan pupil mata melebar maksimal," ujarnya.
Sekitar pukul 20.30 Wita jenazah korban dibawah keluarganya menuju rumahnya.
Menurutnya, kondisi air Sungai Lemoa memang sedang meninggi sejak hujan terjadi beberapa terakhir.
"Curah hujan yang tinggi sehingga luapan air itu meninggi," tandasnya.
Untuk saat ini, ia mengimbau agar masyarakat Kabupaten Gowa dan sekitar untuk berhati-hati bila bepergian untuk refresing di sekitar lokasi wisata Gowa yang dianggap cukup rawan.
Baca Juga : Perkuat Kapasitas HAM, Sitti Husniah Talenrang Dorong Gowa Jadi Kabupaten Ramah dan Inklusif
"Himbauan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Gowa dan sekitar Kabupaten Gowa dihimbau agar melaksanakan kegiatan rekreasi atau refresing di mana saja arus lebih berhati-hati lagi mengangingat saat ini curah hujan di Kabupaten Gowa sangat tinggi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




