Jejakfakta.com, Makassar -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sulsel melakukan pemeriksaan dan pengawasan keamanan pangan dan pendataan registrasi atau izin edar terhadap Pangan Segar Asal Tumbuhan Produk Negeri Usaha Kecil (PSAT-PDUK) di Pasar Sambung Jawa (Senggol) di jalan Hati Murni Makassar, Kamis (1/2/2024).
Ketua Tim Pengawasan Keamanan Pangan Segar dan Tumbuhan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, Indarwati. M menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan hal yang rutin dilakukan di setiap pasar di Makassar untuk memastikan pangan segar yang dijual di pasar itu aman atau tidak.

"Kami melakukan pengawasan keamanan pangan segar dan tumbuhan di sejumlah pasar. Salah satunya adalah Pasar Sambung Jawa (Senggol) Makassar. Kegiatan ini merupakan hal yang rutin dilaksanakan dua kali sepekan. Guna memeriksa buah dan sayuran segar termasuk label beras untuk memastikan bahwa beras tersebut sudah punya ijin edar atau belum, ada registrasinya atau belum. Jadi pemeriksaannya ini untuk memastikan bahan pangan tersebut bebas dari Pektisida, Formalin dan bahan berbahaya lainnya," tuturnya.
Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum
Menurutnya, sistem pengawasannya pun dilakukan secara random disetiap lokasi supaya benar-benar terjaga.
"Jadi pengawasannya dilakukan disetiap pasar hanya saja penentuan hari dan tempatnya dilakukan secara random atau acak. Dan pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya di Makassar tapi juga di daerah-daerah," jelas Indarwati.
Selama pemeriksaan dan pengawasan, disebutkan bahwa sejauh ini bahan pangan segar di Makassar masih cukup aman. Karena tidak ditemukan adanya pelanggaran.
Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman
"Alhamdulillah sejauh ini aman saja. Sesuai hasil pemeriksaan kami melalui alat Rapid Tes Kit merupakan alat uji cepat kualitatif (test kit) keamanan pangan untuk mendeteksi kandungan Pengawet pada bahan pangan segar. Jadi memang kami siapkan setiap kali turun ke lapangan. Jadi pengawasannya seperti Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (Balai POM) hanya saja kalau balai POM itu untuk makanan kemasan. Kalau kami untuk bahan segar yang belum diolah," bebernya.
Sementara Kepala Pasar Sambung Jawa, Mansyur Toto mengatakan, pihaknya selalu menerima kunjungan seperti Ini.
"Hampir setiap pekan ada kunjungan seperti ini. Dan ini untuk kelima kalinya Pasar Sambung Jawa dikunjungi oleh petugas Tim pemeriksa bahan pangan," katanya.
Baca Juga : Ramadan Aman di Pasar Mangkutana, Tim Gabungan Sidak Produk Kedaluwarsa dan Tanpa Izin Edar
Dikatakan dengan adanya kunjungan seperti ini pihaknya merasa bersyukur karena kualitas pangan yang dijual di pasarnya akan selalu terjaga.
"Kami merasa bersyukur dengan adanya kunjungan seperti ini karena ini bisa menjaga kualitas pangan yang ada dijual di pasar kami. Karena kalau ada yang kedapatan pasti akan kena teguran dan akan dilaporkan. Kadang mereka juga menegur jika ada pedagang yang menyimpan atau menaruh jualannya di lantai. Karena dianggap tidak higenis," pungkas Toto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




