Ahad, 04 Februari 2024 21:38

CEK FAKTA

Ganjar Sebut Sebagian Besar Remaja Indonesia Mengidap Anemia

Editor : Redaksi
Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan pandangannya saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). @Jejakfakta/dok. Tangkapan Layar KPU
Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan pandangannya saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). @Jejakfakta/dok. Tangkapan Layar KPU

Remaja Indonesia itu sebagian besar anemia.

Jejakfakta.com, Jakarta -- Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa sebagian besar remaja Indonesia menderita penyakit anemia atau kekurangan zat besi.

Hal itu disampaikan Ganjar menjawab pertanyaan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto soal langkah mencegah stuting dalam debat kelima capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (4/2/2024).

"Pak, kalau bapak mau mencegah stunting, Pak, perhatikan proses menikah, Pak. Mulai dari mereka remaja, kemudian, Bapak mesti lihat, Pak, perempuan Indonesia, remaja Indonesia itu sebagian besar anemia, Pak," kata Ganjar kepada Prabowo.

Baca Juga : Uceng Jadi Guru Besar UGM, Soroti Lemahnya Independensi Lembaga Negara

Ganjar menilai, kesehatan remaja menjadi bagian penting untuk diperhatikan dalam mencegah anak lahir dalam kondisi stunting.

"Perhatikan itu dulu kalau itu, sudah dia menikah maka perhatikan usianya, menjadi ukuran mereka akan sehat secara mental dan fisik," ucap eks Gubernur Jawa Tengah itu.

Cek faktanya?

Baca Juga : Jangan Amplifikasi Propaganda dan Ketakutan, Koalisi Cek Fakta Ingatkan Publik dan Media

Apakah benar sebagian besar anak Indonesia alami anemia?

Melansir situs ayosehat.kemkes.go.id, anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa dialami oleh balita, remaja, ibu hamil bahkan usia lanjut.

Jika dilihat dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018, tercatat sebesar 26,8 persen anak usia 5-14 tahun menderita anemia.

Baca Juga : Kepercayaan Publik Membaik, Media Jadi Lembaga Penjernih Informasi

Selain itu, ada 32 persen pengidap anemia pada usia 15-24 tahun.

Dengan demikian, sekitar tiga hingga empat dari 10 orang Indonesia menderita anemia.

Kasus anemia yang masih tinggi ini erat kaitannya dengan kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).

Baca Juga : Anies Hadiri Penandatanganan Komitmen Kemerdekaan Pers, Ganjar via Zoom dan Prabowo Diwakilkan

Dimana 8,3 juta dari 12,1 juta remaja putri Indonesia tidak mengonsumsi TTD yang membuat mereka berisiko anemia.

(Sumber: Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#ganjar pranowo #debat Capres 2024 #Cek Fakta
Youtube Jejakfakta.com