Sabtu, 10 Februari 2024 23:18

Empang Bekas Tambang Galian di Gowa Memakan Korban, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Lokasi bekas tambang galian tempat anak ditemukan tenggelam di Dusun Pa'bundukuang Desa Pa'bundukang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/2/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Polres Gowa
Lokasi bekas tambang galian tempat anak ditemukan tenggelam di Dusun Pa'bundukuang Desa Pa'bundukang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/2/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Polres Gowa

Korban bermain dan berenang bersama teman-temannya.

Jejakfakta.com, Gowa -- Anak usai 15 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas saat tenggelam di lokasi bekas tambang galian di Dusun Pa'bundukuang Desa Pa'bundukang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/2/2024).

Korban ditemukan sekitar pukul 12.30 Wita di bekas tambang galian yang kini sudah jadi empang.

"Laki-laki. Sekitar pukul 12.30 Wita," ujar Kasi Humas Polres Gowa, Ipda Udin Sibadun, Sabtu (10/2/2024).

Baca Juga : Resmikan TK Mutiara Usman, Bupati Gowa Dorong Peningkatan SDM Sejak Usia Dini

Dalam keterangannya, Sibadun mengatakan saat itu korban tengah berenang bersama teman-temannya. Namun, saat korban melompat dari batang pohon lontar ke dalam air ia pun tak muncul-muncul lagi.

Teman-teman korban yang menyaksikan kejadian, sontak panik dan langsung mencari bantuan.

"Setelah pencarian kurang lebih 30 menit, korban pun ditemukan di bawah batang pohon lontar dalam keadaan sudah meninggal. Korban terjepit sehingga itu yang membuatnya tidak mengapung," ungkapnya.

Baca Juga : Diikuti 2.389 Peserta se-Sulsel, Wabup Gowa Apresiasi Penyelenggaraan Kemah Pramuka Madrasah

Upaya pertolongan sempat dilakukan, namun tidak berhasil. Korban pun langsung dibawa ke Rumah Duka di Dusun Pa'bundukang Desa Pa'bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa.

Pihak kepolisian polres Gowa yang mendatangi lokasi kejadian menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban.

Pihak kelurga korban yang mengetahui kejadian menolak untuk melakukan auotopsi dan menerima sebagai sebuah kecelakaan.

Baca Juga : Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Gowa: Perkuat Karakter dan Semangat Pengabdian kepada Bangsa

Kendati demikian, kata Ibda Sibadun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas kematian pelajar tersebut.

"Iya (masih lidik)," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Tenggelam #bekas tambang #Kabupaten Gowa
Youtube Jejakfakta.com