Jejakfakta.com, Makassar -- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan duka mendalam kepada korban meninggal dunia akibat longsor di jalan Desa Bonglo Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Senin (26/2/2024).
"Pertama atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi mengucapkan turut berduka cita pada saudara kita yang terdampak dari musibah longsor tersebut," kata Bahtiar Baharuddin, dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/2/2024).

Ia mengatakan, upaya mencakup langkah-langkah tanggap darurat, koordinasi dengan instansi terkait, serta upaya rehabilitasi dan penanganan bencana, telah dilakukan.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pastikan Korban Kebakaran Tallo Tak Terabaikan, Fokus pada Pemulihan 90 KK
"Saya melalui Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) mengambil langkah-langkah koordinasi. Tadi saya telepon langsung (Pj) Bupati Luwu, Pak Saleh kemudian Pj Wali Kota Palopo, sudah berada di lokasi tadi siang," ungkapnya.
Langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh tanah longsor, serta menjaga keselamatan masyarakat sekitar, juga dilakukan.
"Karena itu jalan akses terputus dan itu tadi Dinas PU, dan Dinas Sosial Provinsi. Memastikan dikerjakan supaya akses terputus ini segera bisa diatasi dan alat-alatnya yang terdekat dikerahkan," ujarnya.
Baca Juga : Empat DPD II Tambah Barisan, IAS Kantongi 22 Dukungan dan Kian Kuat Menuju Kursi Golkar Sulsel
Dalam situasi darurat ini, gubernur berperan penting dalam memastikan bantuan cepat tiba di lokasi terdampak dan menyelamatkan korban yang membutuhkan pertolongan.
"Jadi saya juga pantau terus. Saya juga meminta karena jalan akses terputus sementara. Kita harus memastikan sembako masyarakat jangan sampai terganggu disalurkan," imbuhnya.
Selanjutnya, ia meminta bupati, secara administratif untuk menetapkan kondisi tanggap darurat, agar dapat menggunakan fasilitas anggaran yang tersedia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




