Jejakfakta.com, Jakarta -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto menyebut buron kasus suap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Harun Masiku, merupakan korban.
Dikutip dari wawancaranya dengan Liputan6, Sabtu (16/3/2024), Hasto menyampaikan bahwa kasus Harun Masiku kerap dikaitkan dengan dirinya karena seringkali mengungkap kecurangan Pemilihan Umum (Pemilu).

Menurutnya, hal itu merupakan intimidasi kepadanya dan PDIP sejak Pemilu 2009 sampai dengan Pemilu 2024.
Baca Juga : Gus Yaqut Ditetapkan sebagai Tersangka, Ini Jejak Panjang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Hasto bahkan menyebut mantan calon anggota legislatif (caleg) PDIP yang kini menjadi buron Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu korban.
"Harun Masiku ini kan sebenarnya dia korban, karena dia memiliki hak konstitusional saat itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung. PDI ini berjuang dengan jalur-jalur konstitusional, jalur-jalur hukum," tuturnya dikutip dari YouTube Liputan6, Senin (18/3/2024).
Hasto menjelaskan bahwa Harun, sesuai putusan Mahkamah Agung (MA), mendapatkan pelimpahan suara berdasarkan kebijakan PDIP lantaran ada calon terpilih yang meninggal dunia.
Baca Juga : KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Namun, dia mengeklaim bahwa ada tekanan dari oknum-oknum KPU yang meminta suatu imbalan kepada Harun. Oknum KPU dimaksud yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang sebelumnya dijatuhkan vonis bersalah dan menjalani hukuman pidana. Wahyu mengaku sudah bebas bersyarat sejak 6 Oktober 2023.
Hasto meyakini bahwa kasus Harun Masiku, yang kini muncul lagi di permukaan, merupakan suatu proses untuk mengaitkannya dengan kasus tersebut. Dia mengklaim bahwa pada persidangan kasus tersebut, tidak ditemukan fakta-fakta yang berkaitan dengan dirinya.
"Terbukti kasus Harun masiku adalah upaya untuk mencari kelemahan-kelemahan saya sebagai sekjen dan di dalam upaya untuk menggunakan instrumen hukum dalam mentarget saya," ucapnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




