Rabu, 01 Mei 2024 14:15

Ini 15 Tuntutan Aksi Hari Buruh di Makassar!

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Ratusan buruh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sulsel, Rabu (1/5/2024) siang. @Jejakfakta/Samsir
Ratusan buruh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sulsel, Rabu (1/5/2024) siang. @Jejakfakta/Samsir

Wujudkan upah nasional yang manusiawi.

Jejakfakta.com, Makassar -- Ratusan buruh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau lebih dikenal dengan peringatan May Day di depan Kantor DPRD Sulsel, Rabu (1/5/2024) siang.

Pantauan Jejakfakta.com di lokasi, para pengunjuk rasa silih berganti menyampaikan orasi politiknya.

Dalam orasinya mereka menyoroti ekonomi politik ala Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Capres terpilih Prabowo Subianto.

Baca Juga : Peringati Hari Buruh, Pemkab Gowa Tegaskan Peran Pekerja sebagai Penggerak Pembangunan Daerah

"Kedatangan kami di sini untuk menyampaikan aspirasi langsung ke DPRD Provinsi," ujar salah satu orator aksi.

Para pengunjuk rasa tersebut terdiri dari berbagai organisasi buruh. Mulai Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) hingga partai Buruh.

Adapun 15 tuntutan yang dibawakan oleh Konfederasi Serikat Nusantara (KSN), yakni:

Baca Juga : May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan

1. Buat undang-undang pokok ketenagakerjaan yang baru dan lahir dalam proses yang demokratis dan berkeadilan.

2. Hentikan politik upah murah UMP/UMK; wujudkan Upah Nasional yang manusiawi.

3. Hentikan sistem kerja kontrak/outsourcing: wujudkan kepastian kerja.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Pemkot Siapkan Perayaan Buruh Aman dan Inklusif

4. Bubarkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan; Wujudkan perlindungan sosial untuk rakyat tanpa syarat.

5. Hentikan union busting/pemberangusan serikat; wujudkan kebebasan berserikat.

6. Hapuskan digitalisasi otonomi ekonomi; Ketenagakerjaan; wujudkan wujudkan rasa aman untuk sentralisasi ketenagakerjaan

Baca Juga : Munafri Siapkan May Day Fest 2026 di Karebosi, Pemkot Makassar Fokus Keamanan dan Kelancaran

7. Proteksi Digitalisasi Ekonomi wujudkan rasa aman untuk menjaga harkat dan martabat sebagai bangsa yang berdaulat dan berbudaya.

8. Hentikan yang merugikan pendidikan; Wujudkan Pendidikan Gratis, llmiah dan Demokratis bagi Seluruh Rakyat

9. Hentikan penggusuran dan perampasan hak petani; Wujudkan Reforma Agraria yang Sejati.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

10. Cabut segala peraturan yang merugikan nelayan; Wujudkan perlindungan Nelayan untuk menjamin keberlangsungan hidup para nelayan Indonesia.

11. Hentikan kerusakan lingkungan; Jaga Kelestarian Alam dari- Eksploitasi Sumber Daya Alam yang hanya menguntungkan segelintir orang (kelas pemilik modal).

12. Hentikan proyek apapun yang merusak tatatan masyarakat adat; Wujudkan Perlindungan Masyarakat Adat dari kekejaman modal yang fasilitasi pemerintah.

13. Hentikan kekerasan terhadap perempuan Indonesia; Wujudkan perlindungan dan jaminan berekspresi perempuan Indonesia dari segala bentuk diskriminasi.

14. Tolak Kriminalisasi; Buruh, Tani, Nelayan, Miskin Kota, Masyarakat Adat, Perempuan, Pemuda, Mahasiswa yang berjuang untuk kemanusiaan; Wujudkan Keadilan Hukum tanpa Diskriminasi.

15. Dan menyerukan kepada seluruh kaum buruh dan rakyat pekerja se-nusantara melakukan konsolidasi gerakan untuk pembangunan kekuatan seluas mungkin dengan berbagai gerakan pemuda, mahasiswa, perempuan dan gerakan rakyat lainnya untuk tidak lelah memperjuangan masa depan yakni kesejahteraan sejati untuk semua.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Hari Buruh Internasional #May Day #ekonomi politik #Joko Widodo
Youtube Jejakfakta.com