Jejakfakta.com, Enrekang -- Intensitas hujan yang tinggi yang melanda Kabupaten Enrekang dan sekitarnya mengakibatkan sejumlah titik mengalami bencana longsor. Bahkan longsor tersebut menutup akses jalan menuju Tana Toraja dan sebaliknya.
Jalan poros Enrekang-Tana Toraja yang tertutup tanah lorong tepatnya di Desa Pinang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang sekitar pukul 6.00 Wita.

Qahar, warga Desa Pinang, Enrekang mengatakan, akibat longsor itu Jalan Poros Enrekang-Toraja terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan. Pasalnya, kata dia, material longsor juga membawa batu besar.
Baca Juga : Petani Dua Desa di Enrekang Keluhkan Tak Kunjung Dapat Bantuan Traktor R4
"Banyak kendaraan tidak bisa lewat baik yang mau berangkat kerja dan melintas di daerah Pinang, karena jalan terputus akibat longsor," katanya.
Menurut Qahar, saat ini pihak dinas terkait sedang membersihkan material yang menimbun jalan poros Enrekang-Toraja.
"Sudah ada mobil membersihkan material, tapi antri kendaraan. Macet," katanya.
Baca Juga : Dibuka Wabup Enrekang, Kakanwil Kemenag: Petugas Haji Harus Layani Jemaah dengan Sepenuh Hati
Longsor tidak hanya terjadi di Jalan Poros Toraja-Enrekang menuju Makassar, namun juga di beberapa titik Enrekang. Titik longsor yang dimaksud, yakni Desa Rante Mario di Kecamatan Malua, hingga Desa Salukanan dan Desa Kaluppi di Kecamatan Enrekang.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




