Jejakfakta.com, Bulukumba -- Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Kader Pelayanan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Ballroom Ammatoa, Hotel Agri, Selasa (30/4/2024) kemarin.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu dalam menjalankan tugasnya, serta mengaktifkan kembali semangat para kader.

Workshop dihadiri oleh 21 orang Pengelola Program PTM di Puskesmas dan 84 anggota kader Puskesmas se-Kabupaten Bulukumba.
Baca Juga : Pelayanan Lebih Humanis, RSUD Daya Makassar Percepat Pemulangan Pasien Lewat GELIAT
Workshop menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Abbas, yang memaparkan materi Transformasi Sistem Kesehatan dan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di Posyandu.
Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS, dr. Muhayyina Wahidah memaparkan materi Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular melalui Skrining Riwayat Kesehatan dan Skrining Lanjutan dan Program JKN.
Selanjutnya Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan JKN, Rini Oktaviani Najib yang mensosialisasikan program JKN-KIS. Serta Pengelola Program PTM Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Eny Ariani yang memaparkan materi Pembekalan Kader dan Praktek Skrining PTM di Posyandu.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Minta Desain RSUD Daya Tampilkan Identitas Kota Makassar
Abbas mengatakan melalui workshop tersebut diharapkan para kader posyandu dapat lebih siap dalam menjalankan tugasnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang kegiatan promotif preventif di Posyandu sehingga bisa lebih responsif dengan semua kejadian yang ada di lapangan.
"Jika menemukan kejadian di lapangan, kader posyandu harus cepat tanggap terhadap apa yang harus dilakukan," ungkap Abbas melalui keterangan tertulisnya.
Lebih jauh dikatakan dari workshop ini ada peningkatan kualitas skrining PTM di posyandu yang akan berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Baca Juga : GMTD Perkuat 80 Kader Posyandu untuk Dukung Layanan Kesehatan Primer dan Cegah Stunting
"Kita juga berharap ada peningkatan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan PTM," pinta Abbas.
Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kapasitas kader posyandu melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembinaan. Dengan meningkatkan kapasitas kader posyandu, diharapkan dapat mencapai target kesehatan nasional, khususnya dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular (PTM).
Untuk diketahui Workshop Kader Pelayanan PTM merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bulukumba.
Baca Juga : Munafri Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
Workshop ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi momentum bagi para kader posyandu untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam perjuangan mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas PTM.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi dari para kader posyandu, maka diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui posyandu.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




