Jejakfakta.com, GOWA -- Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) bersama para TB Rangers kembali melanjutkan agenda kegiatan sensitisasi. Setelah sensitisasi publik di panti asuhan, kini lokasinya di SMPN 3 Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tema “TB RANGERS Goes to School”.
Kegiatan sensitisasi ini berlangsung mulai tanggal 20-22 Mei 2024 dan melibatkan puluhan pelajar SMPN Pallangga. Materi yang diberikan dibagi menjadi beberapa sesi yaitu tentang Tuberkulosis, Public Speaking, Self Improvement, Leadership dan Beauty Class.

Turut hadir beberapa influencer muda sebagai pembicara yakni Syasli Anansyah, Egha, Julia, Nur Fauziah Husbah, Fikri, Kharisma Saputri, perwakilan TB Ranger dan Yamali TB.
Baca Juga : Maknai Hari Relawan 2024, Yamali TB Segarkan Para Kader dengan Jambore di Bira
Selain itu, digelar pemilihan Duta TB, tujuannya agar sekolah memiliki perwakilan atau agen generasi muda yang dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pemahaman seputar Tuberkulosis.
Antusiasme pun tergambar dari pelajar dan pihak sekolah yang menyaksikan acara sampai agenda penutupan. Jamaluddin,S.Pd, M.Pd, Pengawas Wakasek Humas SMPN 3 Pallangga, Kabupaten Gowa sangat mengapresiasi kegiatan ini.
"Saya sangat senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan sensitisasi sekolah. Harapannya, semoga pelajar yang terpilih menjadi Duta TB Yamali 2024 dan bisa diberdayakan oleh pemerintah setempat dan menjadi inspirasi dalam menggalakkan eliminasi TB utamanya dalam ruang lingkup pendidikan," ujar Jamaluddin saat memberikan sambutannya.
Baca Juga : Kampanye #SayaBisaSembuh: Sebuah Perayaan Harapan dan Kebangkitan Penyintas Tuberkulosis
M. Akbar dan Aulia Reski Safitri terpilih sebagai Duta TB Yamali. Pemilihan Duta TB, tujuannya agar sekolah memiliki perwakilan atau agen generasi muda yang dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pemahaman seputar Tuberkulosis. @Jejakfakta/dok. Ist.
Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Yamali TB Sulawesi Selatan, Kasri Riswadi. Dalam sambutannya ia menjelaskan pentingnya sosialisasi seputar Tuberkulosis di kalangan anak muda.
“Apresiasi untuk teman-teman TB Ranger. Sebagai respresentasi kaum muda, semoga kedepannya makin semangat membuat kegiatan keren semacam ini," tuturnya.
Baca Juga : Ikuti Program MSIB, 25 Mahasiswa Lintas Kampus Bantu Eliminasi TBC di Sulsel
Ketua panitia dari TB Ranger Yamali, Kaffih mengungkapkan bahwa kegiatan sensitisasi ini sangat penting untuk selalu diadakan utamanya di sekolah-sekolah. Generasi muda harus paham mengenai Tuberkulosis itu seperti apa dan penanganannya bagaimana. Apalagi melihat jumlah kasus yang cukup tinggi di beberapa daerah.
“Lewat kegiatan ini, kami harap para pelajar dapat menerima banyak manfaat dan ilmu. Utamanya tentang penanganan TB yang memang jadi tujuan utama kita,” ucap Kaffih ketika ditanya tentang output yang diharapkan dari sensitisasi ini.
Sebanyak 20 pendaftar ikut karantina sebagai proses awal dalam pemiihan Duta TB Yamali 2024. Setelah melalui tahap seleksi, M. Akbar dan Aulia Reski Safitri terpilih sebagai Duta TB. Yamali TB juga mengajak para pendidik dan pelajar untuk nonton bersama film pendek dokumenter "Nafas Harapan" produksi Kementerian Kesehatan RI sebagai kampanye eliminasi TB sekaligus menggambarkan bagaimana masyarakat merespon TBC dengan tepat. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




