Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, baru saja bersilaturahmi dengan pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, di Kantor DPRD Sulsel, Selasa (21/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Zudan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari semua pimpinan, alat kelengkapan dewan, dan pimpinan komisi.

"Saya terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari semua pimpinan, alat kelengkapan dewan, maupun di pimpinan komisi," ujarnya.
Baca Juga : Makassar Dipercaya Jadi Tuan Rumah MTQ Korpri ke-VIII 2026, Munafri: Kami Siap Beri Pelayanan Terbaik
Beberapa catatan yang menjadi perhatian Zudan meliputi profesionalisme dan netralitas ASN, serta pembayaran kewajiban utang-utang. Selain itu, dia juga menyebutkan aspirasi lainnya untuk dilaksanakan, seperti pupuk hortikultura dan pencegahan inflasi.
Zudan berkomitmen untuk menentukan skala prioritas dalam strategi ke depan. Dia berharap agar APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) menjadi sehat, dan semua kewajiban diselesaikan pada tahun 2024.
"Itu saya akan berikan atensi dan strateginya tentu saya akan melakukan penentuan skala prioritas. Karena teman-teman DPRD dan Kepala OPD telah melaporkan berapa kewajiban yang harus dibayarkan dan diselesaikan," ujarnya.
Baca Juga : Hadapi Pemilihan RT/RW, Sekda Makassar Ingatkan Netralitas Camat dan Lurah
Dia juga memohon dukungan dari DPRD agar tidak ada lagi utang-utang yang tertunda hingga tahun 2025. Harapan ke depan strateginya adalah menciptakan APBD sehat.
"Kami semua di OPD telah sepakat dan saya izin dari DPRD bahwa kami semua menyiapkan untuk gubernur defenitif di 2025 itu tidak punya lagi kewajiban yang harus diselesaikan. Kita ingin selesaikan semua di 2024," jelasnya.
Terkait stadion Sudiang, semua anggaran yang telah dianggarkan akan tetap dilanjutkan.
Baca Juga : 31 Ribu Warga Tumpah Ruah di Losari, Semarak Jalan Santai Warnai HUT Kota Makassar
Zudan yang juga Ketua Korpri menekankan pentingnya netralitas ASN, dimana ASN harus profesional dalam menjalankan tugasnya dan tegak lurus pada negara.
"Saya mengajak ASN profesional dalam profesinya. Profesi ASN itu untuk melayani dan menyelesaikan masalah. Bahwa netral itu dia tidak memihak dan harus tegak lurus pada negara," pungkasnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




