Ahad, 02 Juni 2024 14:41

Perguruan Tinggi Sudah Wajib Berorientasi DUDI: UPRI Gelar Talkshow "Brand Awareness untuk UMKM"

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menyelenggarakan Talkshow "Brand Awareness untuk UMKM" di Venue Indigohub Makassar, Jumat (31/5/2024). @Jejakfakta/dok. Ist.
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menyelenggarakan Talkshow "Brand Awareness untuk UMKM" di Venue Indigohub Makassar, Jumat (31/5/2024). @Jejakfakta/dok. Ist.

Membantu mahasiswa memahami pentingnya kesadaran merek dan bagaimana menerapkannya dalam dunia bisnis.

Jejakfakta.com, Makassar -- Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) bekerjasama dengan Indigo – Startup Incubator and Accelerator dari Makassar, Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar dan Monev.id menyelenggarakan Talkshow "Brand Awareness untuk UMKM" di Venue Indigohub Makassar, Jumat (31/5/2024).

Kegiatan tersebut dijalankan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dengan harapan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola Brand Awareness sehingga dapat membantu UMKM dalam menjangkau target pasar yang lebih luas.

Talkshow ini menghadirkan dua narasumber yakni, Andi Asy'hary J. Arsyad, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia, sekaligus Ketua Pelaksana Talkshow dan Taufik Harris Rachmat selaku President IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Makassar.

Baca Juga : Argentina Comeback Dramatis di Pildun 2026, Wabup Gowa Rayakan Kemenangan Bersama Warga di Kodim

Sementara peserta talkshow terdiri dari mahasiswa dari Universitas Pejuang Republik Indonesia, Universitas Muhammadiyah, dan konten kreator.

Selain itu, juga ada pelaku UMKM di Kota Makassar, diantaranya; UMKM Dangke Melona, UMKM Bakpia Malino, UMKM Keripik Jintang Hitam dan UMKM Pakocok Makassar.

Mahasiswa dan Pelaku UMKM Belajar Strategi Brand Awareness.

Baca Juga : HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 Dongkrak Ekonomi Makassar, Transaksi Capai Rp5 Miliar dan Perputaran Uang Tembus Rp100 Miliar

Taufik Harris Rachmat, President IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Makassar, dalam materinya mengungkapkan bahwa di era digital ini, penting bagi UMKM untuk memahami target pasar mereka dengan lebih baik dan mengembangkan strategi brand awareness yang tepat.

"Sekarang kita tidak lagi melihat segmentasi area tetapi segmentasi behaviour. Maksudnya, kita tidak lagi membagi pasar berdasarkan wilayah geografis, tetapi berdasarkan perilaku dan minat konsumen," jelasnya.

Salah satu peserta talkshow, Nurul Fadillah, mengungkapkan bahwa talkshow ini sangat bermanfaat baginya. "Saya belajar banyak tentang strategi brand awareness yang dapat diterapkan untuk membantu UMKM meningkatkan bisnis. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk berjejaring dengan pelaku UMKM di Makassar," ujarnya.

Baca Juga : Dekranasda Luwu Timur Promosikan Kriya Unggulan di Puncak HUT ke-46 Dekranas

UMKM Makassar Siap Bertransformasi Digital

Pada tahun 2021, laporan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) mencatat bahwa seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki 1.574.446 UMKM, dengan Kota Makassar memiliki UMKM terbanyak yaitu 211.496. Di tahun 2024, dengan jumlah UMKM yang terus meningkat, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak.

Talkshow ini diharapkan dapat menjadi platform berharga bagi mahasiswa dan UMKM untuk belajar dan berjejaring, serta membantu UMKM di Makassar meningkatkan brand awareness dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga : Makassar Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat IGS 2026, Melinda Aksa: Diplomasi Budaya Jadi Kunci Ekonomi Kreatif

UPRI Berkomitmen Mempersiapkan Mahasiswa untuk DUDI dan Membantu UMKM

UPRI, melalui talkshow ini, menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa untuk DUDI dan membantu UMKM di Makassar meningkatkan daya saing mereka. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi sudah wajib berorientasi DUDI dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya guna bagi masyarakat.

Lewat talkshow ini, UPRI tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, tetapi juga membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan di bidang UMKM.

Baca Juga : Delegasi IGS 2026 Disuguhi “The Taste and Craft of Makassar”, Dari Tenun hingga Kuliner Tradisional Jadi Sorotan

Diharapkan, melalui sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah, UMKM di Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam perekonomian nasional.

Andi Asy'hary J. Arsyad, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua Pelaksana Talkshow "Brand Awareness untuk UMKM", menyampaikan bahwa talkshow ini merupakan bagian dari program Creative Match yang mempersiapkan mahasiswa untuk DUDI.

"Melalui talkshow ini, kami ingin membantu mahasiswa memahami pentingnya kesadaran merek dan bagaimana menerapkannya dalam dunia bisnis. Kami juga ingin membantu UMKM untuk meningkatkan Brand Awareness dan menjangkau pasar yang lebih luas," jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Ilmu Komunikasi #UPRI #Brand Awareness #UMKM #era digital
Youtube Jejakfakta.com