Sabtu, 17 Desember 2022 06:17

Beras Impor 10.000 Ton Sudah Tiba, Siap-siap 500.000 Ton Beras Impor Banjiri Pasar Indonesia

Dirut Bulog Budi Waseso dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memantau beras impor yang tiba di Jakarta, Jumat (16/12/2022). (Foto: BULOG)
Dirut Bulog Budi Waseso dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memantau beras impor yang tiba di Jakarta, Jumat (16/12/2022). (Foto: BULOG)

Bulog menargetkan 200.000 ton beras impor masuk ke 14 pelabuhan Indonesia hingga akhir Desember 2022, lanjut 300.000 ton bulan berikutnya. "Banyak kapal-kapalnya yang sudah antri akan bersandar," kata Buwas, Kabareskrim Polri (2015).

Jakarta, jejakfakta.com - Pemerintah Indonesia tetap saja membeli beras ke negara lain. Sebanyak 10 ribu ton beras impor tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan di Pelabuhan Merak Banten, Jumat (16/12/2022). 

Beras impor ini merupakan bagian dari 500.000 ton beras impor yang akan masuk membanjiri negeri agraris ini dalam waktu dekat.

Beras impor 10 ribu ton kemarin dibagi dua: 5.000 ton ke Tanjung Priok, dan sisanya masuk ke Pelabuhan Merak.

Baca Juga : Munafri Paparkan Peta Jalan Pengelolaan Sampah Makassar, TPA Berbenah dan PSEL Bertransisi ke Perpres 109

"Impor beras berasal dari Vietnam, Thailand, dan sedikit dari Pakistan," kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas saat menyambut langsung kedatangan beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (16/12/22).

Buwas bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan datang menyambut beras impor tersebut.

Menteri Zulkifli menyampaikan, ia bertandatangan atas surat perintah dari Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Bulog terkait perizinan impor beras.

Baca Juga : Munafri Dampingi Zulkifli Hasan Monitoring Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Untia

Buwas mengatakan, 10 ribu ton beras impor Jumat pagi merupakan tahap pertama.

Target Bulog, sebanyak 200.000 ton beras impor masuk ke 14 pelabuhan Indonesia hingga akhir Desember 2022.

"Banyak kapal-kapalnya yang sudah antri akan bersandar," kata Buwas, Kabareskrim Polri (2015).

Baca Juga : Menegur di Ruang Publik, Mengurangi Martabat Komunikasi Pemerintahan

Buwas menyatakan, setelah impor 200 ribu ton bulan ini, Bulog akan menyambut lagi beras impor 300.000 ton pada Januari-Februari 2023.

Beras impor yang akan masuk pada tahap berikutnya, melalui 14 pelabuhan di Indonesia, di antaranya: Tanjung Priok (Jakarta), Merak (Banten), Tanjung Perak (Surabaya), Tenau (Kupang), Pelabuhan Malahayati dan Lhokseumawe (Aceh), Belawan (Medan), Dumai (Riau), Teluk Bayur (Padang), Boom Baru (Palembang), Panjang (Lampung). (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Dirut Bulog Budi Waseso #Zulkifli Hasan #Indonesia impor beras #beras impor
Youtube Jejakfakta.com