Makassar, jejakfakta.com - Seorang peserta meninggal dunia dalam lomba tarik tambang ala Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Sulawesi Selatan, di Jl Jend Sudirman, Makassar, Sulsel, Ahad (18/12/22) pagi Wita.
Korban atas nama Masyita, meninggal di tempat. Masyita disebut sebagai ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Balla Parang (Ballaparang), Kecamatan Rappocini, Makassar.

Dugaan penyebab kejadian maut beragam: dugaan bagian sambungan tali tarik tambang ini putus, sehingga peserta pecah terhambur.
Baca Juga : RKPD 2026 Agak Lain, Danny Pomanto Cerita sebagai Pelanjut Program IAS
Konfirmasi panitia, katanya, tali tarik tambang ini tidak putus dan kejadian sebelum lomba. Panitia pun mengklaim tak ada kelalaian dalam lomba.
Berikutnya, dugaan sumber bahwa Masyita terbentur ke beton seperator akibat korban terlilit tali lomba yang terseret kencang.
Nahas, menurut saksi, kepala Masyita membentur ke jalan akibat kakinya terseret tali. Seketika itu juga dia jatuh bersimbah darah.
Baca Juga : Malam Puncak HUT 100 PDAM Makassar, Beni Iskandar Tunjukkan Inovasi, Wali Kota Ucap Bahagia Manajemen Kompak
Belasan peserta lainnya mengalami luka. Satu korban luka di antaranya mengalami luka kulit betis menganga akibat terkerek tali kapal diameter sekepal itu.
Hajatan tarik tambang IKA Unhas Sulsel yang diketuai Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto ini bertujuan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia atau rekor MuRI.

Baca Juga : Anggota DPRD Makassar Isi Hari Libur dengan Rapat Paripurna KUA PPAS APBD-P TA 2024
Danny Pomanto hadir dalam kegiatan ini.
Upaya mencari rekor MuRI juga sebagai rangkaian pelantikan pengurus IKA Unhas Sulsel yang dijadwalkan Senin 19 Desember 2022, di Hotel Four Points by Sheraton, Jl Landak, kota Makassar.
Baca Juga : Polisi Periksa 25 Saksi 5 CCTV hingga Tali Lomba Tarik Tambang Maut IKA Unhas Sulsel
Panitia tarik tambang mengklaim 5.000 peserta. Peserta menarik tali yang panjangnya 1.540 meter.
“Inilah lomba tarik tambang terpanjang di Indonesia dengan panjang tali 1.540 meter dan akan melibatkan 5.000 orang peserta,” kata Wakil Ketua Pengurus Wilayah IKA Unhas Sulsel, Rahmansyah, Sabtu (17/12/2022).
Sejumlah kalangan menilai lomba ini sarat masalah kelalaian. Lokasi acara di jalan beraspal, satu masalah.
Baca Juga : Catat! Beda Fakta Beda Kata Soal Korban Maut Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel
Masalah lain lagi, kekuatan tali, dianggap tidak aman. Gaya tarik 2500 peserta melawan 2500 peserta, artinya 5000 orang menarik tali. Jika masing-masing orang menarik dengan beban 2 kg maka total gaya tarik yang menimpa tali setara dengan gaya 100 ton.
Sambung Tali
Jelang tarik tambang, beredar rekaman video tim dari panitia sedang menyambung-nyambung tali untuk lomba tarik tambang ini.

Tampak dua orang yang mengenakan jas hujan, dengan santai menyambung tali sekenanya. Tali disambung dengan cara sulam.

Seusai perlombaan, beredar lagi video yang merekam tali sambungan itu lepas dan di dekatnya korban meninggal.

Hingga berita ini ditulis, jejakfakta.com masih berupaya menggali informasi apakah betul, di bawah mendung pekat Makassar Ahad pagi tadi, tali putus penyebab putusnya nyawa Masyita?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




