Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh menantang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sulsel menciptakan minat pengunjung di berbagai perpustakaan, baik secara offline maupun online.
Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Sulsel di acara workshop pengembangan perpustakaan berbasis digital serta penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), di Hotel Santika, Makassar, Selasa (24/9/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, dan dihadiri oleh para Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Selatan. Selain itu, operator aplikasi SRIKANDI dari berbagai daerah juga turut berpartisipasi.
Baca Juga : Golkar Optimalkan Kekuatan Sulsel untuk Pemilu 2029, Adaptif Hadapi Pemilih Gen Z dan Alfa

Dalam arahannya, Zudan menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan perpustakaan digital di era digitalisasi pemerintahan.
"Tantangan kita bagaimana membuat orang datang ke perpustakaan baik secara fisik maupun secara online. Lebih baik cape-cape untuk kecerdasan, daripada senang-senang untuk kebodohan. Bayangkan lebih banyak orang ke mall daripada ke gudang ilmu pengetahuan," ungkap Zudan.
Perpustakaan, kata Zudan, adalah gudang ilmu. Tantangannya adalah bagaimana kita menarik minat masyarakat untuk menjadikannya sumber informasi utama dengan memanfaatkan teknologi digital.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026
Untuk itu dinilai penting bagaimana transformasi dalam pengelolaan arsip, dari sistem manual menjadi arsip digital dengan memanfaatkan aplikasi SRIKANDI sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
"Nah bagus dibuatkan penghargaan bagi pengunjung yang sering berkunjung dan kalau bisa ada hadiah beasiswa juga, supaya ada motivasi bagi pengunjung masuk di perpustakaan," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



