Sabtu, 16 November 2024 22:26

Seminar Nasional: Optimalisasi Peran Kampus Sehat dalam Menurunkan Stigma dan Diskriminasi terhadap TB 

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Himpunan Mahasiswa Epidemiologi (HIMAPID) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema "Optimalisasi Peran Kampus Sehat dalam Meningkatkan Awareness dan Menurunkan Stigma serta Diskriminasi terhadap TB di Lingkungan Kampus", Sabtu (16/11/2024). @Jejakfakta/Istimewa
Himpunan Mahasiswa Epidemiologi (HIMAPID) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema "Optimalisasi Peran Kampus Sehat dalam Meningkatkan Awareness dan Menurunkan Stigma serta Diskriminasi terhadap TB di Lingkungan Kampus", Sabtu (16/11/2024). @Jejakfakta/Istimewa

Membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan kampus sehat yang bebas dari stigma terhadap TB.

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Himpunan Mahasiswa Epidemiologi (HIMAPID) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema "Optimalisasi Peran Kampus Sehat dalam Meningkatkan Awareness dan Menurunkan Stigma serta Diskriminasi terhadap TB di Lingkungan Kampus", Sabtu (16/11/2024).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Roadshow to TB Care Youth Summit on Public Health (TCYSPH) yang didukung oleh Stop TB Partnership Indonesia.  

Seminar yang dilaksanakan di Baruga Prof. Dr. H. Baharuddin Lopa, S.H., Fakultas Hukum Unhas, menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi hingga praktisi, yang membahas isu Tuberkulosis (TB) secara komprehensif.  

Baca Juga : Aliyah Mustika Dukung HIGAR CPI, Makassar Kian Serius Bangun Ekosistem Olahraga dan Wellness

Pada sesi panel diskusi, sejumlah narasumber dengan berbagai perspektif berbeda hadir untuk memperkaya diskusi. 

Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes., Ketua Tim Pokja Kampus Sehat FKM Unhas FKM Unhas, memberikan perspektif akademisi mengenai peran kampus dalam mengatasi stigma terhadap Tuberkulosis (TB). 

Sementara itu, Wahriyadi, co-founder Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis Sulawesi Selatan, menyampaikan perspektif dari komunitas, mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap penanggulangan TB di tingkat masyarakat. 

Baca Juga : Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur Makassar Move Lontara+ di MHM 2026, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

Selain itu, Dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, membahas kebijakan yang diterapkan pemerintah dalam upaya pengendalian TB. Moderator diskusi, Firdi Athaya, memandu sesi ini dengan lancar, mengajak audiens untuk aktif berpartisipasi dan berbagi pemikiran mengenai isu-isu strategis dalam pengendalian TB di lingkungan kampus. 

Hadir sebagai pembicara kuncir Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., MM, MH, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, yang membahas kebijakan pemerintah pusat dan provinsi  dalam pengendalian TB.  

Seminar ini berlangsung secara hybrid, dengan partisipasi ratusan peserta dari mahasiswa, dosen, hingga praktisi kesehatan. Di akhir sesi, dilakukan diskusi interaktif dengan audiens yang mengangkat isu-isu strategis dalam pengendalian TB di lingkungan kampus.  

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ajak Warga Lari Tiap Akhir Pekan di Balaikota Sambut MHM 2026

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan layanan skrining kesehatan gratis berupa pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, tinggi badan, dan berat badan. Layanan ini disediakan untuk peserta sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat di lingkungan kampus.  

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan terkait pencegahan TB sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan kampus sehat yang bebas dari stigma terhadap TB. Seminar ini juga memperkuat kolaborasi antara institusi akademik, komunitas, dan pemerintah dalam mendukung target eliminasi TB di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Tuberkulosis #pemaggulangan TB #gaya hidup sehat #FKM Unhas
Youtube Jejakfakta.com