Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Sebanyak 1.061 warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengungsi akibat banjir yang melanda beberapa hari hingga Sabtu malam, 21 Desember 2024. Terparah berada di tiga Kecamatan, yakni Biringkanaya, Panakkukang, dan Manggala.
"Untuk total yang terendam ada 7 Kelurahan, 282 Kepala Keluarga, terdiri dari 1.061 jiwa mengungsi. Titik pengungsian di tiga Kecamatan sebanyak 21 titik pengungsian," kata Kordinator Lapangan Evakuasi BPBD Kota Makassar, Sofyan, Sabtu (21/12/2024).

Saat ini, pihak Tim SAR dan BPBD Kota Makassar, pun terus melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Termasuk anak-anak bayi dan lansia yang harus segera mendapatkan perawatan.
Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau
Ketinggian air yang berlokasi di Kecamatan Menggala terus bertambah, dari satu meter hingga mencapai atap rumah warga.
"Ini airnya ketinggiannya bertambah terus karena tim tadi kasi tanda di dalam, itu sudah di lewati tandanya," ujarnya
"Selain evakuasi, kami juga saat ini masih terus siaga di Blok 8 Kecamatan Manggala Kota Makassar," tambahnya.
Baca Juga : PDAM Makassar Jadi Rujukan, DPRD Wajo Pelajari Strategi Pengelolaan Air Bersih
Kondisi rumah warga yang tergenang akibat banjir yang terjadi di Kota Makassar, Sabtu (21/12/2024). @Jejakfakta/Samsir
Sementara itu, korban terdampak banjir bernama Fathiyah Bahmid, mengaku kebutuhan yang dibutuhkan para pengungsi adalah air minum.
"Kalau air bersih alhamdulilah di Masjid ini lancar airnya, MCK-nya bagus. Namun kami butuh air minum, untuk makanan sudah ada dari Kantor Kelurahan, relawan serta pihak Polsek," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




