Jejakfakta.com, GOWA -- Kondisi bendungan Bili-bili Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan masih berstatus normal sejak dibuka pintu pelepasan air. Meski demikian, warga tetap diimbau agar berhati-hati saat berada di sekitaran sungai.
Hal tersebut berdasarkan laporan posko induk BBWS Pompengan Jeneberang tertanggal 23 September 2024, pukul 17.00 Wita.

Dengan tampungan air bendungan berada pada elevasi 96.41 mdpl dengan volume 197,347 Juta m3.
Baca Juga : Kalla LandāPemkot Percepat Jalan Leimena, Akses Baru Jadi Solusi Macet Manggala
"Elevasi saat ini normal," kata Sub Koordinator Pelaksanaan Operasi & Pemeliharaan SDA BBWS-PJ, Muhammad Firdaus saat dihubungi Jejakfakta, Minggu (23/12/2024).
Sementara untuk pintu bendungan sampai saat ini masih terbuka. Seperti diketahui, pintu pelepasan air dibuka sejak kemarin. "Saat ini masih terbuka pintu spillway," ujar Firdaus.
Seperti diketahui, salah satu alasan dibukanya pintu bendungan karena untuk mengurangi jumlah elevasi tampungan bendungan. Juga sekaligus persiapan persediaan air yang masuk ke dalam bendungan.
Baca Juga : Bupati Gowa Tegaskan Bendungan Jenelata Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Kendati demikian, Muhammad Firdaus berharap masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak valid. Dan tidak kalah penting, agar kiranya masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar selalu berhati-hati.
"Dihimbau untuk tidak menyebarkan berita-berita hoax dan berhati-hati jika beraktifitas di sekitar sungai," harapnya.
Adapun ukuran elevasi Bendungan Bili-bili penting untuk diketahui, yakni;
- Elevasi normal : 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3)
- Elevasi waspada : 101,70 mdpl (vol =295.049 juta m3)
- Elevasi siaga : 102,60 mdpl (vol = 310.345 juta m3)
- Elevasi awas : 10 3,30 mdpl (vol =322.516 juta m3)
- Elevasi Kering : 70,00 mdpl
- Elevasi puncak bendungan: 106,00 mdpl
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




