Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Nama Prof. Fadjry Djufry mencuat sebagai calon kuat Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Prof. Zudan Arif Fakrulloh, yang akan dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada Januari 2025.
Kementerian Dalam Negeri dijadwalkan akan mengumumkan pengganti Prof. Zudan pada pekan pertama atau kedua Januari 2025 ini.

Berikut Profil Prof. Fadjry Djufry
Baca Juga : Kampus UNM Tidak Aman: Dosen FIS-H Ditersangkakan atas Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa
Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., adalah seorang akademisi dan peneliti yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) sejak September 2022.
Lahir di Makassar pada 14 Maret 1969, Prof. Fadjry menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian (S1) di bidang Agronomi di Universitas Hasanuddin pada tahun 1993. Beliau kemudian melanjutkan studi Magister dan Doktor di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada Agroklimatologi/Pemodelan Tanaman, yang diselesaikan masing-masing pada tahun 2000 dan 2005.
Karier Prof. Fadjry sebagai peneliti dimulai pada tahun 1994, dengan jabatan terakhir sebagai Peneliti Utama di bidang Budidaya dan Produksi Tanaman. Beliau dikukuhkan sebagai Profesor Riset ke-630 secara nasional dan ke-159 di lingkungan Kementerian Pertanian pada Januari 2022. Orasi ilmiahnya berjudul "Pengembangan Pertanian Cerdas Iklim Inovatif Berbasis Teknologi Budidaya Adaptif Menuju Pertanian Modern Berkelanjutan".
Baca Juga : Fadjry Djufry Ungkap Alasan Tolak Usulan Danny Ganti Pj Sekda Makassar
Sebelum menjabat sebagai Kepala BSIP, Prof. Fadjry pernah memimpin beberapa institusi, antara lain sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (2015-2019), Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan (2012-2015), dan Kepala BPTP Papua (2008-2012).
Selain peran struktural, Prof. Fadjry aktif dalam dunia akademik sebagai dosen pascasarjana di berbagai universitas, termasuk Universitas Islam Makassar dan Universitas Hasanuddin. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (Perhimpi) periode 2019-2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




