Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Erwin Terwo, menegaskan bahwa operasional Teman Bus di Makassar akan tetap dilanjutkan dengan dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat pembahasan keberlanjutan operasional transportasi Teman Bus Mamminasata di Kota Makassar yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, pada Jumat (3/1/2025), siang.

“Program Teman Bus tidak dapat dihilangkan begitu saja karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Operasionalnya harus tetap berlanjut, meskipun memerlukan alokasi dana subsidi yang cukup besar,” ujar Andi Erwin.
Baca Juga : Pemkot Makassar Kejar Lahan "Clear and Clean", Jembatan Barombong Siap Dibangun 2027
Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap operasional Teman Bus, termasuk pengurangan jumlah armada pada beberapa koridor yang dinilai terlalu banyak.
"Saat ini, 15 unit armada melayani satu koridor, meskipun tingkat keterisian per armada tidak terlalu tinggi. Hal ini dianggap perlu untuk ditinjau ulang guna meningkatkan efisiensi operasional," tegasnya.
Selain itu, Andi Erwin juga meminta agar regulasi yang mengatur operasional Teman Bus dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan keberlanjutan program tersebut berjalan dengan baik dan efektif.
Baca Juga : Makassar Bidik Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD untuk Bus Kota Terintegrasi
Program Teman Bus Mamminasata menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Pusat dalam menyediakan transportasi publik yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya.
Rapat dihadiri oleh Kepala UPT Transportasi Mamminasata, Kepala Bidang Angkutan Jalan, Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Perkeretaapian, serta perwakilan dari Bappelitbangda, Inspektorat, dan Biro Barang dan Jasa.
Dua Koridor Teman Bus Setop Beroperasi
Mulai 1 Januari 2025, dua dari tiga koridor Teman Bus Trans Mamminasata resmi berhenti beroperasi. Keputusan ini diambil setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghentikan subsidi operasional. Kini, hanya Koridor 5 dengan rute Unhas Tamalanrea-Teknik Unhas Gowa yang masih melayani masyarakat.
“Awalnya ada tiga koridor yang mendapat subsidi penuh dari Kemenhub. Namun, per 1 Januari 2025, subsidi tersebut hanya diberikan untuk Koridor 5,” ujar Kepala UPT Trans Mamminasata, Andi Nurdiyana, Sabtu (4/1/2025).
Adapun dua koridor yang dihentikan adalah Koridor 1 rute Panakkukang Square-Pelabuhan Galesong dan Koridor 2 rute Unhas Tamalanrea-Stasiun Mandai via Bandara Sultan Hasanuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




