Jejakfakta.com, ENREKANG – Plafon berbahan gypsum di ruang melahirkan Puskesmas Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Selasa dini hari (14/1/2025) tiba-tiba ambruk, dan nyaris menimpa bayi yang baru saja dilahirkan.
Puskesmas yang beralamat di Jl Perintis Kemerdekaan No. 4A, Kelurahan Baraka, ini mendadak menjadi sorotan. Salah satu keluarga pasien, Azhari Novianto, menceritakan detik-detik kejadian yang membuatnya dan istrinya, yang baru saja melahirkan, panik bukan main.

"Alhamdulillah, kami masih diberi perlindungan oleh Allah SWT. Bayi, istri, Mama Mertua dan Mama saya tertimpa plafon runtuh sekitar pukul 00.20 WITA," ungkap Azhari melalui akun media sosial Instagram.
Baca Juga : Dibuka Wabup Enrekang, Kakanwil Kemenag: Petugas Haji Harus Layani Jemaah dengan Sepenuh Hati
Kondisi Plafon Sudah Rapuh
Sebelum plafon ambruk, Azhari mengaku sempat memperhatikan ada kerusakan yang mencurigakan. Ia bahkan berinisiatif mencari petugas Puskesmas untuk melaporkan kondisi plafon yang tampak hampir roboh.
"Saya cari petugas, tapi mereka sedang tidur di ruangan. Saya sebenarnya ingin meminta kami dipindahkan ke tempat lain," kata Azhari dikutip TribunTimur.com.
Baca Juga : Tersangka Kasus Skincare Mira Hayati Melahirkan, Sidang Kembali Ditunda
Ketika plafon akhirnya ambruk, keberuntungan masih memihak keluarga Azhari. Bayi mereka selamat karena lemari dan besi tempat infus berhasil menahan reruntuhan plafon.
"Alhamdulillah, bayi kami tidak terkena langsung. Hanya sedikit percikan saja. Kalau tidak ada lemari dan besi infus itu, saya tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi," ujarnya.
Ia juga tidak menyalahkan pihak Puskesmas, namun sayangnya bangunan baru setahun dibangun sudah ambruk. "Saya tidak menyalahkan Puskesmas Baraka cuma yang saya sayangkan kenapa bangun yang belum cukup 1 tahun bisa bisa begini", pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




