Senin, 15 Juni 2026 17:32

BPS Pangkep Terjunkan 315 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Akurasi Data

Editor : Editor JF
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.

Masyarakat Pangkep diharapkan menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar, lengkap, serta sesuai kondisi sebenarnya.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Sebanyak 315 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk mendata aktivitas usaha di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep. Pelepasan petugas dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep dalam kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BPS Pangkep Ayub Parlin Ampulembang, para camat, serta ratusan petugas sensus.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, dalam sambutannya berpesan kepada petugas agar melakukan pendataan dengan sabar, teliti, dan sesuai metode yang ditetapkan. "Saya harapkan data yang dikumpulkan benar dan akurat. Data ini akan digunakan untuk membuat program ke depan sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Bupati Pangkep Silaturahmi ke Kodaeral VI Hasanuddin, Bahas Sinergi Pembangunan Kepulauan

Ia juga mengingatkan petugas untuk tetap menjaga kesehatan selama bertugas di lapangan. "Sesuaikan metode pendataan, tetap jaga kondisi kesehatan, kalau capek jangan lupa istirahat," tutupnya.

Kepala BPS Kabupaten Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, menjelaskan bahwa dari 315 petugas, terdapat 274 petugas pendata lapangan (PPL) dan 41 petugas pengawas/pemeriksa, serta dua petugas organik BPS untuk pendataan usaha besar.

Pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mencakup seluruh wilayah Pangkep, baik daratan maupun kepulauan di 13 kecamatan. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 45.000 usaha kecil, 70 usaha besar, dan 300 usaha menengah yang akan didata.

Baca Juga : Pangkep Pertahankan Opini WTP ke-15 Kali, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

Sensus kali ini menggunakan sistem digital melalui aplikasi pada ponsel petugas, sehingga progres pendataan dapat dipantau secara daring setiap hari.

Ayub berharap masyarakat menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar, lengkap, serta sesuai kondisi sebenarnya, agar data yang dihasilkan mampu menggambarkan kondisi perekonomian Kabupaten Pangkep secara akurat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Badan Pusat Statistik #Pangkep #Bupati #Sensus #Ekonomi
Youtube Jejakfakta.com