Jejakfakta.com, MAKASSAR – Penyebab kebakaran yang melanda Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar pada Sabtu (11/1/2024) lalu masih menjadi teka-teki. Saat ini, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar tengah mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil analisis Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bahwa sedikitnya tujuh saksi telah dimintai keterangan, mulai dari staf Disdik hingga warga yang berada di lokasi saat api pertama kali terlihat.

"Tujuh saksi sudah diperiksa, termasuk staf yang berada di sana, warga yang melihat api muncul pertama kali, hingga orang terakhir yang meninggalkan lokasi. Dari mereka, kami akan kembangkan penyelidikan lebih lanjut," ujar Arya, Selasa (15/1/2024).
Penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, seperti dokumen-dokumen yang terbakar dan kabel yang ikut hangus. Semua barang bukti tersebut kini berada di Labfor untuk dianalisis lebih lanjut.
"Barang bukti berupa dokumen dan kabel akan diperiksa untuk menentukan penyebab kebakaran dan durasi api membakar lokasi," jelasnya.
Arya menambahkan bahwa hasil uji forensik akan menjadi kunci untuk memastikan apakah kebakaran ini murni kecelakaan atau ada unsur kesengajaan.
Baca Juga : Kasus Penembakan Remaja 18 Tahun di Makassar, Iptu N Ditetapkan Tersangka
"Pemeriksaan di Labfor baru selesai tadi malam. Jika hasilnya keluar, akan terungkap apakah ini disebabkan oleh pembakaran atau kebakaran alami," tambah Arya.
Sebelumnya, Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar di Jalan Anggrek, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar, Sabtu (11/1/2025) dini hari.
Dalam pantauan Jejakfakta di lokasi sekitar pukul 02.25 Wita, tampak api tersebut membakar seluruh bangunan kantor pendidikan tersebut.
Baca Juga : IRT Terlilit Utang Nekat Bakar Toko di Makassar, Emas Rp2 Miliar Nyaris Dicuri
"Kagetka juga, tiba-tiba saya lihat terbakar. Tadi jam 02.12 Wita, api sudah ada diatas (atap) " ujar salah warga di lokasi kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




