Gowa, jejakfakta.com – Warga melaporkan kondisi jalan poros Malino, di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Senin (26/12/22), masih tertimbun longsor. Lalu lintas kendaraan terputus.
"Melaporkan situasi kondisi tanggal 26 pagi ini masih tertutup, belum bisa tembus, disebabkan karena masih ada batu yang amat sangat besar yang menutupi badan jalan. Informasi dari muspika tadi, ada ditunggu eskavator pemecah batu," kata kata warga dalam video yang beredar.

Dalam rekaman video terlihat tanah longsor dan batu-batu besar menggunung, menimbun jalan.
Baca Juga : Kini 4 Korban Meninggal akibat Longsor di Bangkeng Tabbing Gowa
Warga harus jalan kaki untuk melintasi puluhan meter longsoran. Kendaraan tak ada celah akses.
Informasi yang dihimpun, longsor daerah tersebut terjadi pada Ahad (25/12).
Baca Juga : 3 Korban Meninggal akibat Longsor di Bangkeng Tabbing Gowa
Tinggimoncong 4 Meninggal
Penemuan jasad Sompa (70) menambah daftar menjadi 4 korban meninggal dunia akibat longsor di Bangkeng Tabbing, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Tim SAR gabungan menemukan Sompa di area persawahan yang tertimbun longsor, Ahad (25/12/2022).
Baca Juga : Update: Dua Korban Meninggal akibat Longsor di Tinggimoncong Gowa
Sompa adalah warga Panaikang, Kelurahan Bontolerung, Gowa.
Tiga korban meninggal sebelumnya yakni Muh Arsyad (39) warga Sigeri Kabupaten Pangkep, Anwar (36) warga Desa Pundata Baji Kecamatan Labakkang Pangkep, dan Multazam Syarif Alias Hasan (24).
BPBD Gowa melaporkan, seunit rumah ambruk tertimbun longsor.
Baca Juga : Gowa Lagi-lagi Longsor, Hari Ini 3 Korban Dalam Pencarian
Ada pula rumah warga yang terseret ke Sungai Manappa yaitu rumah milik Halim dan Dg Conci.
Longsor melanda Bangkeng Tabbing Tinggimoncong Sabtu (24/12/22) sekitar 03.00 Wita. Lokasi sekitar jalan poros Malino.
Longsor Tinggimoncong terjadi saat hujan lebat berangin kencang.
Baca Juga : Update: Daftar 4 Korban Meninggal akibat Longsor Poros Malino Gowa
Daerah tetangga Tinggimoncong, Kecamatan Parangloe juga tertimpa longsor Rabu 16 November 2022 jelang petang. Juga di sejumlah lokasi lainnya Gowa, namun Parangloe terparah kala itu.
Longsor Parangloe tepatnya di Dusun Sapiria dan Dusun Kunyika, Desa Lonjoboko. Sejumlah rumah warga tertimbun.
Enam korban meninggal longsor Parangloe: Nurhaya (24), Nuraeni (47), Sunaria (38), Daeng Ngaseng (60), Jumaria (37), dan Muhammad Royan (6). (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




