Rabu, 12 Februari 2025 10:35

Banjir Maros: Dapur Umum PMI Krisis Logistik, Akses Jalan Lumpuh

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Relawan menyiapkan bantuan makanan untuk korban banjir di Kabupaten Maros. @Jejakfakta/Foto: Istimewa
Relawan menyiapkan bantuan makanan untuk korban banjir di Kabupaten Maros. @Jejakfakta/Foto: Istimewa

PMI Maros hanya bisa menyalurkan sekitar 200 paket makanan kepada warga yang mengungsi di Masjid Al-Markas.

Jejakfakta.com, MAROS – Banjir yang melanda Kabupaten Maros tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menghambat distribusi bantuan. Dapur umum Palang Merah Indonesia (PMI) yang didirikan untuk membantu korban banjir kini menghadapi krisis logistik dan kesulitan akses.

Ketua Harian PMI Maros, Suryadi Ningrat, mengungkapkan bahwa stok pangan di dapur umum semakin menipis, sementara akses untuk mendapatkan suplai baru masih tertutup.

"Kami tetap membuka dapur umum di sekretariat, tetapi stok pangan sangat terbatas. Gas untuk memasak juga habis, dan kami kesulitan membeli karena akses keluar lumpuh," ujarnya saat dihubungi pada Rabu pagi (12/2/2025).

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, BPBD Makassar Turun Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

Akibat keterbatasan ini, PMI Maros hanya bisa menyalurkan sekitar 200 paket makanan kepada warga yang mengungsi di Masjid Al-Markas. Sementara itu, bantuan ke daerah lain masih sulit dijangkau karena ketiadaan perahu karet.

Tak hanya PMI, sejumlah warga juga berinisiatif mendirikan dapur umum. Namun, mereka menghadapi kendala serupa, yaitu minimnya armada dan akses untuk menyalurkan makanan ke lokasi terdampak banjir.

Hingga kini, bantuan terus diupayakan, namun tantangan di lapangan masih besar. Warga berharap ada dukungan lebih lanjut, baik dari pemerintah maupun pihak lain, untuk mengatasi krisis logistik ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Banjir #pmi maros #Dapur Umum #krisis logistik
Youtube Jejakfakta.com