Jejakfakta.com – Badai salju membekukan sejumlah wilayah di New York, Amerika Serikat. Badai dingin ini merenggut 55 korban meninggal dunia, menurut konfirmasi laporan Senin 26 Desember 2022. Sebelumnya, Ahad (25/12) dilaporkan 24 korban meninggal dunia.
Badai salju mematikan ini membuat banyak warga terjebak saat beraktivitas. Ada yang meninggal di jalan dan ditemukan tak bernyawa di dalam kendaraan mereka, membeku.

Suhu anjlok hingga minus 45 Celsius di Montana dan di Des Moines, Iowa, kondisi ini sudah seperti minus 38 Celsius. Artinya, kurang dari lima menit, orang dapat meradang kedinginan.
Baca Juga : Potret New York Banjir

Ribuan penerbangan komersil dibatalkan. Pun ribuan pelancong harus tertahan di bandara.
Baca Juga : Memelihara Bumi Itu Amanah!
Melansir VOA, di Kota Buffalo, New York, salju disertai angin topan mengakibatkan listrik padam, membekukan tanggap darurat dan penutupan bandara.
Buffalo lah daerah terparah badai dingin ini. Warganya ditemukan tak bernyawa di mobil, di rumah, dan di balik tumpukan salju.
Baca Juga : FULL: Beginilah Badai Salju Mematikan di New York, Dinginnya Tembus Tulang
Gubernur Negara Bagian New York, Kathy Hochul, meminta penduduk di negara bagian tersebut, untuk tidak berkendara di jalanan, mengingat jumlah korban tewas bertambah.
Hochul mengungkapkan, pihak telah berupaya menyelamatkan ratusan orang dari mobil mereka. Pemerintah menerjunkan mobil pembersih salju.
"Namun masih ada beberapa orang yang terus dicari keberadaannya di tengah badai salju yang membutakan ini. Mobil yang tergelincir ke selokan. Anda tidak selalu langsung bisa menemukannya. Untuk itu kami melakukan segalanya dengan GPS dan mekanisme lain untuk mencoba menemukan semua orang dan mudah-mudahan memulangkan mereka dengan selamat," kata Hochul.
Sumber menyebut badai dingin kali ini nyaris tak pernah terjadi, di mana badai melingkupi area yang membentang dari Great Lakes di dekat Kanada hingga ke Rio Grande di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko.
Menurut VOA, sekitar 60 persen penduduk AS menerima peringatan cuaca musim dingin, di mana suhu udara anjlok drastis di bawah normal dari timur Pegunungan Rocky ke Appalachian, kata Badan Cuaca Nasional.
Jumat 23 Desember 2022, badai salju mulai merasuki puluhan juta warga Amerika. Mereka mengalami suhu yang membekukan tulang.
Layanan Cuaca Nasional NSW mengatakan lebih dari 200 juta orang diberi peringatan cuaca musim dingin ini.
Peta layanan cuaca menggambarkan salah satu peringatan dan saran cuaca musim dingin terbesar yang pernah ada. (Sky News, VOA, WION, Reuters, dan ABC News).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




