Senin, 03 Maret 2025 12:07

Mengenal Program MULIA, Gratis Seragam Sekolah Hingga Sampah Segera Diterapkan

Editor : Redaksi
Penulis : Erwin Ijarta
Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham usai serah terima Jabatan di Kantor DPRD Makassar Jl AP Pettarani, Senin (3/3/2025). Ptogram gratis seragam sekolah hingga sampah segera diterapkan.
@Jejakfakta/Reza Arifuddin
Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham usai serah terima Jabatan di Kantor DPRD Makassar Jl AP Pettarani, Senin (3/3/2025). Ptogram gratis seragam sekolah hingga sampah segera diterapkan. @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Mempromosikan partisipasi aktif dari berbagai kelompok dalam pengambilan keputusan dan perencanaan kota.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan beberapa program unggulan yang menjadi fokus selama lima tahun kedepan.

Program tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda prosesi serah-terima jabatan (sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, periode 2025-2030 di Gedung DPRD Kota Makassar, Jl. AP Pettarani, Senin (3/3/2025).

Awalnya, prosesi diawali dengan Sertijab dari Wali Kota Makassar, periode 2021-2025 Moh. Ramdhan Pomanto selaku mantan Wali Kota Makassar, kepada Munafri Arifuddin dan wakilnya, Aliyah Mustika Ilham periode 2025-2030, disaksikan Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : PGIW Sulselra Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot Makassar, Dukung Program Pembangunan dan Perkuat Toleransi

Acara sertijab akan dirangkaikan dengan rapat paripurna pengumuman pidato penyampaian visi dan misi Wali Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, dengan dilantiknya dirinya (Munafri) bersama Aliyah sebagai Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030.

Maka pembangunan berkelanjutan dan terintegrasi bagi Kota Makassar dalam 5 (lima) tahun kedepan akan menjadi perhatian dan prioritas utama dengan keselarasan prioritas dan target Nasional yang nantinya akan menjadi agenda besar pembangunan.

Baca Juga : HUT ke-69 Kodam Hasanuddin, Munafri Tegaskan Kolaborasi TNI dan Pemda Kunci Pembangunan Makassar

"Untuk itu kami menyampaikan Visi besar MULIA pada forum yang terhormat ini sebagaimana merupakan gambaran dan cita-cita MULIA tentang Kota Makassar dalam 5 (lima) Tahun kedepan," jelas Munafri.

Lebih lanjut, Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar. Ia juga mennyampaikan "VISI MULIA". (Makassar Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan). Dengan makna visi, yang diterjemahkan ke dalam 4 Pilar Pembangunan sebagai berikut.

Pertama, "Pilar UNGGUL" Pilar ini, menunjukkan komitmen MULIA, untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang maju dalam beberapa aspek, seperti pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan layanan publik.

Baca Juga : Hari Lahir Pancasila, Munafri Ajak Warga Makassar Jaga Harmoni dan Perkuat Persatuan

"Ini berarti MULIA berusaha menjadikan kota Makassar terbaik dalam inovasi, efisiensi, dan kualitas hidup," kata Munafri dalam penyampaianya.

Kedua, "Pilar INKLUSIF" dinana, Pilar ini Menggambarkan upaya MULIA, untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat terlibat dan mendapat manfaat dari pembangunan kota Makassar dengan upaya penciptaan kesempatan yang setara bagi semua warga, mengurangi ketimpangan sosial.

"Dan mempromosikan partisipasi aktif dari berbagai kelompok dalam pengambilan keputusan dan perencanaan kota," tutur Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu.

Baca Juga : Hadiri Sannipata Waisak, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Benteng Toleransi di Tengah Keberagaman

Ketiga, "Pilar AMAN" dimaknai bahwa, Pilar ini menggambarkan bahwa MULIA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk seluruh masyarakat.

"Ini mencakup penurunan tingkat kriminalitas, penguatan sistem keamanan, serta peningkatan kualitas layanan darurat dan keselamatan publik," ungkap mantan Bos PSM itu.

Keempat, "Pilar BERKELANJUTAN", Pilar ini Menunjukkan komitmen MUUA terhadap prinsip pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan dan penggunaan sumber daya secara efisien.

Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki

"Ini termasuk inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan, melestarikan sumber daya alam, dan mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan," jelas mantan Alumni FH Unhas ini.

Tak hanya itu, lewat forum terhormat ini. Munafri menegaskan, dalam melaksanakan Misi tersebut, berjanji mendesain program unggulan yang dirumuskan dalam aspek sosial dan ekonomi, program unggulan tersebut dapat menyentuh langsung kepada masyarakat yang memiliki impact sosial dan ekonomi berupa.

Tujuh program unggulan MULIA. Pertama, Gratis Seragam Sekolah. Kedua, Gratis luran Sampah. Ketiga, Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih. Keempat, Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional. Kelima, Mulia Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial). Keenam, Mulia Super Apps. Ketuju, Mulia Creative Hub di Setiap Kecamatan.

Menurutnya, tahun 2025 merupakan tahun yang penting bagi Pemerintah Daerah tak terkecuali Pemerintah Kota Makassar, dimana tahun ini merupakan tahun pertama dalam periodesasi dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang Tahun 2025 - 2029.

Dengan fokus utama kebijakan konsolidasi penguatan landasan transformasi yang mana arah kebijakan tersebut memuat tujuan yaitu. Transformasi Sosial, Transformasi Ekonomi, Transformasi Tata Kelola.

Kemudian, memantapkan Ketentraman dan Ketertiban Umum Yang Tangguh, Demokrasi Substansial, dan Stabilitas Ekonomi Makro Daerah, Ketahanan sosial budaya dan ekologi, Pembangunan kewilayahan yang didukung sarana prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan dan Kesinambungan Pembangunan.

"Visi ini mencerminkan tekad untuk menjadikan Makassar, sebagai kota MULIA yang berkembang pesat namun tetap memperhatikan kesejahteraan warganya, keberagaman, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan yang harmoni," tutur Appi.

Merujuk pada konteks diatas. Maka Visi besar MULIA kemudian dirumuskan kedalam Misi dengan mengurai upaya-upaya yang harus dilakukan sebagai agenda prioritas Pembangunan Daerah. Adapun 7 (tujuh) Misi yaitu.

Pertama, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja dam kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir pulau.

Kemudian kedua, meningkatkan kualitas layanan dasar bidang pendidikan dan kesehatan secara merata.

Ketiga, mewujudkan pembangunan infrastruktur dan tata ruang kota yang berkeadilan dan ramah lingkungan.

Keempat, mengembangkan pusat inovasi dan seni budaya serta pariwisata.

Selanjutya kelima, Mewujudkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.

Keenam, Meningkatkan akses pelayanan dan perlindungan perempuan, anak dan penyandang disabilitas serta pembangunan kepemudaan.

Ketujuh, Menegakkan ketertiban umum dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #gratis seragam sekolah #iuran sampah
Youtube Jejakfakta.com