Makassar, jejakfakta.com – Pedagang mengira ada pihak yang membakar sampah, namun kemudian ternyata ratusan kios terbakar dalam episode kebakaran keempat Pasar Sentral Makassar, Selasa (27/12/22) malam.
Kebakaran mulai terjadi selepas petang, menjelang salat Isya atau sekitar pukul 19.00 Wita, ketika hujan masih menyirami kota Makassar.

Fajrin bersama ibu kandungnya sudah senior berdagang di pasar terbesar Makassar ini.
Baca Juga : Perumda Pasar dan IBK Nitro Luncurkan Program Beasiswa bagi Anak Pedagang Pasar di Makassar
Mereka termasuk korban episode ketiga kebakaran besar Pasar Sentral Makassar 7-8 Mei 2014 yang membakar-hangus 700 kios dan 106 Ruko pedagang.
Ibu Fajrin, saat beres-beres tutup kios, siap-siap pulang ke rumah, tahu ada yang membakar, namun dia menyangka orang hanya bakar-bakar sampah di sekitar pasar.
Tak lama kemudian, melintas dua orang pengendara sepeda motor seraya teriak-teriak,”kebakaran, kebakaran, ada kebakaran.”
Baca Juga : Pasar Senggol Makassar Berbenah, Wajah Baru yang Lebih Tertib dan Nyaman Disambut Pedagang
Sontak para pedagang panik hebat. Mereka, termasuk ibunda Fajrin, tidak lekas berlari hebat meninggalkan kios masing-masing, tetapi bertahan sambil cepat-cepat evakuasi barang dagangan, mumpung api belum betul-betul terlihat.
Segera, api kebakaran pun betul-betul menyengat panasnya, muncul membesar dari arah pintu selatan, Blok B depan Toko Sejahtera, terus melalap ke arah tengah padat kios.
“Pikirannya bakar sampah, tapi setelah ada orang lewat, ibu diteriaki bahwa kebakaran di depan, jadi cepat ibu sama teman-temannya lempar barang ke depan ruko," cerita Fajrin kepada jejakfakta.
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Ibunda Fajri berhasil mengevakuasi total barang dagangan sebelum akhirnya si jago merah melahap habis kiosnya.
"Tempat (kios) habis," kata Fajrin.
Fajri dan Ibunya tiap hari menjual pakaian anak-anak dan semacamnya.
Baca Juga : Belum Setahun Menjabat, Direksi Baru Perumda Pasar Makassar Raya Sukses Setor Dividen Rp1,3 Miliar
"Alhamdulillah kalau barang ibu selamatkan semua, ada berapa karung tadi ibu selamatkan semua tapi kalau tempat habis pasti,” kata Fajrin lagi.
Fajrin menyebut ibunya tidak panikan, sudah berpengalaman menghadapi kebakaran Pasar Sentral Makassar, termasuk pada tahun 2014.
"Ibu dari awal dan setiap kebakaran ibu selalu kena,"katanya.
Baca Juga : Perumda Pasar Makassar Raya Perkuat Digitalisasi Lewat Kolaborasi dengan BI dan Bank Sulselbar
931 Kios
Armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus bolak-balik tiga kali mengambil air untuk menjinakkan api.
Dinas Damkar baru bisa menguasai kebakaran sekitar pukul 21.30 Wita.
Data sementara dari Perumda Pasar Makassar Raya sekitar 931 kios atau lapak pedagang yang terdampak kebakaran ini.
"Kalau data potensi kami untuk blok B selatan yang terdampak ini 931. Data potensi kami los ya, kios, bukan jumlah pedagang," kata Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ichsan Abdul Hussein, kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).
Ichsan menyampaikan, rata-rata kios dagangan tekstil yang terbakar. Kios itu menjual pakaian hingga gorden.
"Itu rata-rata pakaian, gorden, hampir semua tekstil," katanya.
Terbakar?
Ichsan Hussein mengaku belum mengetahui penyebab pasti, apakah kios-kios itu sengaja dibakar atau terbakar karena tanpa sengaja.
"Saya masih tunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Saya akan koordinasi terus dengan pihak kepolisian," kata Ichsan.
Rini, salah satu pedagang yang menyaksikan detik-detik kemunculan api.
"Api membakar kios mulai dari pintu selatan, depan Toko Sejahtera Blok. Pas di Blok B, Jalan Agus Salim. Kejadiannya diperkirakan sebelum isya," kata Rini kepada jejakfakta di lokasi kejadian, kemarin.
Selalu Malam
Pasar Sentral Makassar terbakar? Sudah tak asing di telinga pedagang kota ini. Waktu-waktu kebakaran kebakarannya juga selalu malam yang belum larut, ketika para pedagang pada pulang ke rumah.
Seperti kesaksian sumber jejakfakta, mengungkapkan, kebakaran yang kembali melanda Pasar Sentral Makassar Selasa (27/12) mulai sekitar pukul 19.00 Wita.
Kebakaran episode ketiga bagaimana? Kebakaran Pasar Sentral Makassar kala itu mulai sekitar pukul 21.30 WITA, Rabu (7/5/2014) malam Wita dan kebakaran hingga esoknya, Kamis (8/5/14).
Mei 2014 adalah kebakaran ketiga kalinya terbesar. Bahkan dianggap paling besar: ludes 700 kios dan hangus 106 ruko pedagang.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




