Jejakfakta.com, MAKASSAR – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kota Makassar kembali menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan menggelar Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship. Acara ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 16 hingga 25 Maret 2025, di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan.
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti bazar UMKM yang mencakup sektor kuliner (food & beverage), fesyen, hingga kerajinan tangan (crafting).

Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai workshop, talkshow, coaching clinic, serta kompetisi yang telah disiapkan oleh panitia.
Baca Juga : Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP

Melibatkan Anak Muda dan Kampus
Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh pihaknya. Tahun ini, Diskop-UKM berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta melibatkan generasi muda Makassar dalam kegiatan tersebut.
"Secara umum, konsepnya masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, kali ini kami lebih banyak melibatkan mahasiswa dan anak muda. Mereka diberi kesempatan untuk memamerkan produk dan karya kreatif mereka," ujar Rheza.
Baca Juga : Rakor Bersama TNI-Polri, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Gencarkan Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, berbincang dengan peserta Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan, Minggu (16/3/2025). @Jejakfakta/dok. Diskop-UKM Makassar
Beberapa kampus yang berpartisipasi di antaranya Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Pariwisata (Poltekpar), Kalla Institute, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, serta sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap tahun selalu muncul inovasi baru dari pelaku UMKM. Oleh karena itu, Diskop-UKM hadir untuk memberikan dorongan serta pembinaan bagi mereka.
Baca Juga : Appi Tak Mau PSEL Makassar Dipaksakan, Penolakan Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
"Kami di Diskop-UKM berupaya mencari solusi bagi teman-teman pelaku usaha. Makassar dikenal sebagai kota kuliner, sehingga sektor ini akan terus dikembangkan. Namun, kami juga tidak melupakan sektor kerajinan tangan dan kreativitas lainnya. Kami akan mendorong UMKM sesuai dengan minat serta permintaan pasar," jelasnya.
Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan, juga tersedia panggung hiburan, saat pembukaan pada Minggu (16/3/2025). @Jejakfakta/dok. Diskop-UKM Makassar
Mendorong Wirausaha Muda
Baca Juga : Appi Paparkan Sapta MULIA di Hadapan Praja IPDN: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Sebagai bentuk dukungan terhadap wirausaha muda, Diskop-UKM Makassar juga mendorong mereka untuk bergabung dengan inkubator UMKM. Program ini bertujuan untuk membantu pengembangan bisnis serta memperkuat jejaring usaha mereka.
"Kami selalu melibatkan kampus-kampus dalam berbagai kegiatan dan berkolaborasi dengan pelaku UMKM, terutama yang terhubung dengan generasi muda. Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda juga bisa berperan dalam meningkatkan perekonomian," tambahnya.
Rheza pun mengapresiasi semangat anak muda yang turut berkontribusi dalam festival ini.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026
"Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa menyalurkan kreativitasnya melalui wirausaha. Meskipun dengan keterbatasan, upaya mereka tetap luar biasa. Terima kasih kepada para pelajar, mahasiswa, dan wirausahawan muda yang telah membantu menggerakkan perekonomian Kota Makassar," tutupnya.
Sebagai informasi, dalam festival ini tersedia 29 booth gratis yang diisi oleh UMKM lokal dan wirausahawan muda Makassar. Berbagai produk menarik seperti kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan siap memeriahkan acara ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



