Jejakfakta.com, MAKASSAR – Persiapan menuju ajang MotoGP Mandalika 2025 semakin matang. Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama PT Pengembang Pariwisata Indonesia (ITDC) menggandeng Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Sulawesi Selatan dan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar untuk memastikan kesuksesan gelaran balap motor dunia yang akan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Ketua DPD ASITA Sulsel, Didi L Manaba, dalam Talkshow Road to MotoGP di Kampung Popsa Kafe, Makassar, Minggu (24/3/2025), mengajak masyarakat untuk menggunakan layanan travel agent demi kemudahan akomodasi selama di Mandalika.

“Kami merekomendasikan penggunaan jasa travel agar perjalanan lebih nyaman. Ada berbagai paket yang tersedia, baik untuk komunitas dengan maksimal 25 orang maupun paket keluarga untuk 10 orang, dengan harga bervariasi,” ujar Didi.
Baca Juga : MGPA Jadikan Makassar Kota Pertama Promosi MotoGP Mandalika 2025, Cek Harga Tiketnya!
Ia menjelaskan bahwa paket perjalanan tanpa tiket masuk ke sirkuit dibanderol sekitar Rp3 jutaan, sementara paket lengkap termasuk tiket berkisar Rp6-7 jutaan per orang. Paket ini mencakup akomodasi selama empat hari di hotel serta tambahan wisata ke berbagai destinasi menarik. Sementara itu, bagi backpacker, tersedia opsi perjalanan hingga satu minggu dengan harga yang lebih fleksibel.
Tingginya Antusiasme Masyarakat Makassar
Didi juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat Makassar terhadap MotoGP sangat tinggi, sehingga diperkirakan jumlah penonton dari kota ini akan meningkat pada tahun 2025. Meski demikian, ia mencatat bahwa penerbangan langsung dari Makassar ke Lombok masih terbatas.
Baca Juga : Mandalika Siap Sambut MotoGP 2025: Sirkuit Mewah dan Wisata Kelas Dunia
“Kami berharap adanya tambahan direct flight ke Lombok untuk memudahkan penonton. Ada juga wacana penggunaan kapal laut dari Pelni, tapi belum ada kejelasan terkait hal tersebut,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Makassar Muhammad Roem (kiri) saat MotoGP Talkshow dan Buka Bersama di Kampoeng Popsa Kafe Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (23/3/2025). @Jejakfakta/Nurdin Amir
Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar sejak 2021 telah berkomitmen mendukung MotoGP Mandalika. Ia melihat ajang ini bukan hanya sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai peluang besar untuk mempromosikan sektor pariwisata Indonesia.
Baca Juga : Makassar Pasar Besar Tiket Mandalika, MGPA Gandeng Pemkot untuk MotoGP 2025
“Bukan hanya masyarakat Indonesia yang datang, tapi juga penonton dari Malaysia dan Thailand. MotoGP adalah momentum besar untuk mengembangkan industri pariwisata,” ujar Roem.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memfasilitasi tim dari 24 kabupaten/kota untuk turut serta dalam ajang ini, sesuai dengan arahan dari Gubernur Sulsel.
Persiapan Optimal Menuju MotoGP 2025
Baca Juga : MotoGP 2023, Koalisi PPI Indonesia Minta Hentikan Intimidasi Terhadap Masyarakat
Stakeholder dan PR ITDC, Gresita Siahaan, mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kawasan Mandalika siap menyambut penonton dan tim balap.
“Sejak sekarang, kami sudah melakukan pemetaan dan penyesuaian di berbagai titik agar pada Oktober nanti semua fasilitas optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengumumkan adanya diskon tiket untuk MotoGP Mandalika 2025. Harga tiket promosi dimulai dari Rp200 ribuan, turun dari harga awal Rp400 ribu. Sedangkan untuk kategori VIP Deluxe, tersedia dengan harga Rp12 jutaan.
Baca Juga : Finish di Urutan Sembilan, Bagnaia Juara Dunia MotoGP 2022
“Kami sengaja menggelar promosi di Makassar karena berdasarkan data, banyak penonton berasal dari sini. Selain itu, kami juga menggandeng komunitas motor dalam rangkaian Road to MotoGP untuk memperkenalkan ajang ini lebih luas,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi antara berbagai pihak, MotoGP Mandalika 2025 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang balap, tetapi juga perhelatan wisata yang mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




