Jejakfakta.com, PANGKEP – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Pangkep menggelar Gerakan Pasar Pangan Murah di pelataran Stadion Andi Mappe Pangkajene, Rabu (26/03/2025). Pasar murah ini menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), secara resmi membuka pasar pangan murah ini, didampingi oleh Asisten II dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Setelah membuka acara, Bupati MYL berkeliling mengunjungi setiap stand sembari berbincang dengan warga yang berbelanja.

Menekan Harga, Membantu Warga
Baca Juga : Bupati Yusran Pimpin Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Disiplin ASN Pangkep Capai 98 Persen
Bupati MYL mengungkapkan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari gerakan serentak di seluruh Sulawesi Selatan untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
"Di sini, kami menyediakan beras, minyak goreng, gula, bawang merah, dan kebutuhan lainnya dengan harga di bawah pasar. Memang kuota terbatas, tapi besok kita laksanakan lagi. Kegiatan ini sudah dimulai sejak tahun lalu dan terus berlanjut demi membantu masyarakat,” ujar MYL.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Haris, menambahkan bahwa harga komoditas di pasar murah ini berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih hemat.
Baca Juga : Takbir Bergema di Masjid Agung Malili, Bupati Irwan Ajak Jadikan Idulfitri Momentum Akselerasi Pembangunan
“Pasar murah ini berlangsung selama dua hari, menyesuaikan dengan kebijakan provinsi,” jelasnya.
Berikut beberapa harga bahan pokok yang tersedia di Pasar Pangan Murah Pangkep:
- Beras SPHP: Rp 58.000/5 kg
- Minyak Kita: Rp 15.000/liter
- Gula Pasir: Rp 17.500/kg
- Tepung Terigu: Rp 9.000/kg
- Ayam Potong: Rp 100.000/3 ekor
- Bawang Merah: Rp 35.000/kg
Gerakan Pasar Pangan Murah ini tidak hanya berlangsung di Pangkep, tetapi juga serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Bahkan, Gubernur Sulawesi Selatan turut menyaksikan pelaksanaannya secara daring melalui Zoom.
Baca Juga : Bupati Yusran Shalat Id di Pegunungan, Warga: "Beliau Dekat dengan Kami"
Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi, dengan warga berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Pasar murah ini pun menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga menjelang Lebaran.
Dengan harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan bahan pokok yang cukup, diharapkan Pasar Pangan Murah dapat membantu masyarakat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan bahagia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




