Selasa, 01 April 2025 19:01

Tim INASAR Terbang ke Myanmar untuk Misi Kemanusiaan Pasca-Gempa

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) resmi diberangkatkan ke Myanmar untuk membantu operasi penyelamatan pasca-gempa, di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (1/4/2025). @Jejakfakta/dok.  INASAR
73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) resmi diberangkatkan ke Myanmar untuk membantu operasi penyelamatan pasca-gempa, di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (1/4/2025). @Jejakfakta/dok. INASAR

Bantuan yang dikirimkan Indonesia meliputi tim penyelamat, tenaga medis, serta berbagai kebutuhan logistik.

Jejakfakta.com, JAKARTA – Indonesia kembali menunjukkan solidaritasnya dalam misi kemanusiaan global. Sebanyak 73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) resmi diberangkatkan ke Myanmar untuk membantu operasi penyelamatan pasca-gempa dahsyat yang mengguncang negara tersebut pada 28 Maret 2025 lalu.

Pelepasan tim dilakukan di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (1/4/2025), dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan, Laksda TNI R. Eko Suyatno.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB menekankan bahwa bencana ini telah menelan lebih dari 2.600 korban jiwa. Sementara itu, ribuan orang lainnya masih membutuhkan pertolongan segera.

Baca Juga : Pemkot Makassar Kirim Bantuan dan Tim BPBD untuk Penanganan Pascabencana di Aceh dan Sumatra

“Kondisi di lokasi terdampak kali ini cukup menantang. Infrastruktur komunikasi masih terbatas, listrik padam di beberapa daerah, dan dukungan logistik sangat terbatas. Namun, saya yakin personel INASAR mampu menjalankan tugas dengan optimal,” ujar Suharyanto dalam keterangan persnya.

Pengalaman INASAR dalam operasi penyelamatan di Turkiye dan Suriah tahun 2023 menjadi modal berharga bagi misi kali ini. Meski sudah melewati golden time saat itu, tim tetap berhasil mengevakuasi sekitar 15 jenazah, membuktikan ketangguhan dan keahlian mereka dalam situasi darurat.

Tak hanya Indonesia, sejumlah negara lain seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan China juga telah mengirimkan bantuan serupa. Semua tim bekerja sama tanpa melihat batas negara demi misi kemanusiaan.

Baca Juga : Dukung Kebersihan Kota, Palopo Terima Bantuan Dua Unit Mobil Sampah dari Bank Sulselbar

Bantuan yang dikirimkan Indonesia meliputi tim penyelamat, tenaga medis, serta berbagai kebutuhan logistik. Seluruhnya diangkut menggunakan dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing 747, memastikan tim dapat tiba di Myanmar dengan perlengkapan yang memadai untuk menjalankan misi penyelamatan.

Misi ini sekali lagi menegaskan komitmen Indonesia dalam aksi kemanusiaan global, memberikan harapan bagi mereka yang terdampak bencana di Myanmar.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#gempa Myanmar #misi kemanusiaan #inasar #BNPB #operasi penyelamatan
Youtube Jejakfakta.com