Dapur umum di Posko Pengungsian Banjir Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan mendadak ramai. Sejumlah menu masakan tampak tersaji.
Selain nasi putih, ada mie goreng, tempe goreng, hingga telur rebus balado. Itu semua adalah hasil kerja Srikandi Pemerintah Kota Makassar, yang memasak untuk ratusan pengungsi banjir di sana.

Ada Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail bersama putrinya, Aura Aulia Imandara, yang tidak lama setelahnya hadir juga Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi di sana.
Baca Juga : Usai 20 Daerah Disambangi, IAS Targetkan Kursi Ketua DPRD Makassar Kembali ke Pangkuan Golkar
Mereka langsung gotong royong bersama warga, memasak makan siang yang kemudian dibagi kepada para pengungsi hampir 1,5 jam lamanya.
Hasilnya, makanan yang sudah jadi dan dibungkus rapih, kemudian langsung dibagikan kepada para pengungsi, termasuk diantar langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak.
"Jadi kami turun langsung meninjau kondisi warga yang ada di pengungsian, kami juga memasak untuk kebutuhan makan siangnya warga. Ada 600 paket makanan yang dibuat," ungkap Indira.
Baca Juga : MHDC Gelar Rolling Thunder Merah Putih, Satukan Persaudaraan Komunitas Motor di Makassar
Selain memasak untuk pengungsi banjir, Indira bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi juga menyalurkan bantuan bagi pengungsi banjir.
Bantuan itu dihimpun dari berbagai organisasi dan pengusaha perempuan. Adapula bantuan yang berasal dari perseorangan.
Di tempat yang sama, Indira juga menyampaikan beberapa hal kepada Camat Biringkanaya Benyamin Turupadang. Dia meminta agar pemerintah kecamatan dan kelurahan memastikan kebersihan lokasi pengungsian.
Baca Juga : Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI, Panakkukang Perkuat Gotong Royong dan Kerukunan
"Kebersihan lokasi pengungsian itu harus dijaga. Ini musim hujan, penyakit gampang menyerang, apalagi kalau kebersihan tidak diperhatikan," kata Indira.
Selain itu, dia juga meminta agar kebutuhan mendasar dan mendesak warga dipastikan ketersediaannya. Seperti selimut, sarung, popok bayi, minyak kayu putih, dan itu semua harus dipastikan terbagi merata ke warga.
Camat Biringkanaya, Benyamin Turupadang yang juga berada di lokasi mengungkapkan jika ada sebagian warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 1.230 orang.
Baca Juga : FPM-WTL Demo PT Vale Makassar, Soroti Blok Tanamalia dan Hak Masyarakat Adat
"Itu data per tadi malam kami terima. Di Kelurahan Katimbang 1.078 orang, di Kelurahan Paccerakkang 152 orang. Sebagian ada yang sudah pulang ke rumahnya," ucap Benyamin, Jumat (30/12).
Mereka tersebar di 31 titik pengungsian. Sebanyak 26 titik di Kelurahan Katimbang, dan 5 titik di Kelurahan Paccerakkang. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




