Kita sudah memasuki tahun baru 2023 yang penuh harapan. Tentu banyak yang mengawalinya dengan membuat resolusi yang akan dicapai di tahun ini.
Lalu, bagaimana cara membuat resolusi dengan baik sehingga bisa tercapai? Dosen Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Nanda Audia Vrisaba menyampaikan beberapa tips yang bisa dijadikan acuan untuk membuat resolusi 2023 ini.

1. Realistis
Baca Juga : BNPB: Sudah 96 Bencana Alam Terjadi di Awal 2023
Hal pertama yang harus dilakukan saat membuat resolusi adalah tetap berpegang pada prinsip mengukur kemampuan diri. Jadi, resolusi yang dibuat sebaiknya realistis agar langkah pencapaiannya dapat terukur.
Bila anda tidak realistis, maka target sulit tercapai sehingga bisa saja memicu stres. Hindari tujuan yang terlalu banyak, karena bisa bikin seseorang tidak fokus dan bisa saja tidak ada yang tercapai.
“Jadi, susun tujuan mulai dari hal-hal kecil atau sederhana yang sesuai kemampuan, jangan ikut-ikutan, karena setiap orang punya kemampuan berbeda,” ungkap Nanda dilansir dari laman Unesa, Sabtu (31/12)
Baca Juga : Tiga Wakil Indonesia Berebut Tiket ke Final Malaysia Terbuka 2023
2. Target dan Rencana
Setelah membuat daftar tujuan hidup yang akan dicapai dalam setahun, dua tahun atau lima tahun ke depan, penting juga menyusun rencana mengenai langkah apa yang akan dilakukan dalam kurun waktu tertentu.
3. Bijak dengan Tantangan
Baca Juga : Jusuf Kalla Belum Melihat Ancaman Gelombang PHK Massal di 2023
Tantangan harus disikapi dengan bijak. Tantangan harus dipandang sebagai pintu untuk mencapai target. Tantangan bisa diprediksi yang selanjutnya menjadi referensi untuk membuat langkah antisipasi berupa perencanaan berlapis.
Artinya, perlu menyusun rencana lain ketika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan. “Yang membuat orang mudah menyerah, kalau tidak punya antisipasi, dan tiba-tiba mendapat kendala," jelasnya.
4. Komitmen
Baca Juga : Ini 3 Keberuntungan Memasuki Tahun Kelinci Air 2023
Yang penting dalam pencapaian target dan tujuan adalah adanya komitmen untuk mencapainya. Komitmen membuat seseorang tetap di jalan yang direncanakan untuk mencapai target dan tujuan hidup yang telah disusun.
"Banyak orang punya resolusi diri, tapi kan tidak semua bisa mencapainya, salah satu faktornya tidak ada atau kurangnya komitmen," terang Nanda.
5. Gunakan Pendekatan SMART
Baca Juga : Kapolda Sulsel Pastikan Penindakan Bagi Pengganggu Keamanan Malam Pergantian Tahun
Dalam membuat resolusi juga perlu menggunakan pendekatan. Salah satu yang bisa digunakan yaitu “SMART” (specific, measurable, achievable, relevant, time bound).
Pertama, tujuan yang ditulis atau dibuat harus jelas dan spesifik. Kedua, terukur. Resolusi harus dapat diukur untuk mempermudah seseorang mengetahui progresnya. Semakin spesifik tujuan semakin mudah untuk diukur dan diketahui progresnya.
Ketiga, dapat dicapai. Resolusi bukan sekadar membuat tujuan hidup, tetapi bagaimana tujuan yang dibuat benar-benar memungkinkan untuk dicapai. Artinya didasarkan pada pertimbangan dari berbagai aspek, sumber daya, waktu dan lain-lain.
Keempat, relevan. Resolusi yang disusun tentu harus sesuai dengan kebutuhan, prioritas dan sumber daya yang ada. Kelima, time-bound atau punya batas waktu tertentu. Seseorang harus menentukan sasaran atau target dan rentang waktu tertentu untuk mencapainya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




