Selasa, 23 Juni 2026 22:32

Di Hadapan 41 Delegasi dari 28 Negara, Munafri Promosikan Potensi Makassar kepada Duta Besar Dunia

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, saat  jamuan makan malam bersama 41 delegasi dari 28 negara pada Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, di Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, saat jamuan makan malam bersama 41 delegasi dari 28 negara pada Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, di Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin mempromosikan potensi Makassar di hadapan 41 delegasi dari 28 negara pada Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, membuka peluang investasi dan kerja sama internasional.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk Pemerintah Kota Makassar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia internasional.

Melalui ajang Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mempromosikan keunggulan Kota Makassar di hadapan 41 delegasi dari 28 negara yang hadir dalam jamuan makan malam resmi di Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar itu berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya lokal. Rangkaian acara digelar pada 23–25 Juni 2026.

Baca Juga : Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Kemenlu Perkenalkan Kuliner dan Peluang Investasi kepada Delegasi Dunia

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menyampaikan ucapan selamat datang kepada para duta besar, kuasa usaha, dan perwakilan negara sahabat yang hadir di Kota Makassar.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Makassar, saya mengucapkan selamat datang di kota kami dan dalam acara istimewa malam ini di Fort Rotterdam yang bersejarah," ujar Appi.

Sebanyak 41 delegasi dari 28 negara ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta terdiri atas duta besar dan kepala perwakilan negara sahabat beserta pasangan, konsul jenderal, hingga anggota korps diplomatik yang membidangi ekonomi, perdagangan, investasi, dan sosial budaya.

Baca Juga : Kepada 369 Kepsek, Munafri Tegaskan Tak Boleh Ada Kecurangan SPMB dan Pungutan Perpisahan

Kehadiran para delegasi tersebut menjadi momentum strategis bagi Makassar untuk memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi di berbagai sektor.

Negara-negara yang hadir berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, di antaranya Fiji, Australia, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, dan Polandia.

Selain itu, hadir pula delegasi dari Kepulauan Solomon, Peru, Nigeria, Kosta Rika, Bulgaria, Laos, Finlandia, Kamboja, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia, dan Filipina.

Baca Juga : Lantik 369 Kepsek, Munafri-Aliyah Minta Kepala Sekolah Jadi Teladan dan Jaga Integritas

Menurut Appi, penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarbangsa melalui pendekatan budaya dan diplomasi.

"Malam ini bukan sekadar jamuan makan malam, tetapi juga perayaan persahabatan, budaya, dan diplomasi melalui makanan," tuturnya.

"Gastronomi memiliki kekuatan unik untuk menyatukan orang-orang, memungkinkan kita berbagi cerita, tradisi, dan nilai-nilai yang melampaui batas negara maupun bahasa," sambungnya.

Baca Juga : Makassar Jadi Panggung Diplomasi Dunia, 28 Negara Dijamu Lewat Kuliner hingga Peluang Investasi

Pada kesempatan tersebut, Appi yang juga menjabat sebagai Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar, secara khusus memperkenalkan Makassar sebagai kota yang memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama kawasan Indonesia Timur.

Selain dikenal dengan kekayaan kuliner khasnya, Makassar juga memiliki potensi besar di sektor perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

Ia menjelaskan, Makassar terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi regional yang didukung oleh infrastruktur modern, konektivitas yang kuat, serta sumber daya manusia yang kompetitif.

Baca Juga : Munafri Sambut Sekolah Unggulan Berasrama di Gedung MULO, Siap Sinergi dengan Disdik Sulsel

"Selama kunjungan ini, kami mengundang para delegasi untuk mengenal Makassar tidak hanya sebagai destinasi kuliner, tetapi juga sebagai kota sejarah, budaya, inovasi, dan peluang," katanya.

Melalui rangkaian kegiatan IGS 2026 yang mencakup forum bisnis, tur kota, dan pengalaman budaya, Pemerintah Kota Makassar berharap para delegasi dapat melihat secara langsung berbagai potensi yang dimiliki kota ini sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor.

Appi menegaskan, Makassar saat ini terus memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan timur Indonesia.

Keberadaan Pelabuhan Makassar New Port (MNP), akses transportasi yang terintegrasi, kawasan industri, serta dukungan iklim investasi yang kondusif menjadi modal penting dalam menarik minat investor dan mitra internasional.

Selain itu, kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Makassar juga menjadi daya tarik tersendiri. Benteng Fort Rotterdam yang menjadi lokasi penyelenggaraan acara merupakan salah satu ikon warisan sejarah yang menggambarkan perjalanan panjang Kota Makassar sebagai kota pelabuhan internasional sejak berabad-abad lalu.

Di bidang pariwisata, Makassar juga menawarkan beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata bahari di gugusan kepulauan, wisata sejarah, hingga kekayaan kuliner yang telah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Appi juga menyinggung semangat persatuan dan persahabatan yang digaungkan dunia melalui gelaran Piala Dunia FIFA.

Menurutnya, nilai-nilai yang lahir dari pertemuan berbagai bangsa dalam ajang olahraga tersebut sejalan dengan semangat diplomasi yang dibangun melalui Indonesia Gastrodiplomacy Series.

"Yang terpenting, kami berharap pertemuan ini dapat mempererat persahabatan antarnegara dan membuka peluang baru untuk kerja sama serta kemitraan," jelasnya.

Kehadiran para delegasi dari 28 negara dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 menjadi momentum penting bagi Makassar untuk memperluas jejaring internasional, memperkenalkan potensi daerah, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan diplomasi budaya di Indonesia Timur.

Munafri pun mengajak seluruh delegasi menikmati berbagai pertunjukan budaya serta pengalaman khas yang ditawarkan Kota Makassar selama rangkaian kegiatan berlangsung.

"Terima kasih telah memenuhi undangan kami. Silakan menikmati malam ini, pertunjukan yang disajikan, serta pengalaman unik yang menanti di Makassar. Semoga kunjungan ini menjadi kenangan yang indah dan menyenangkan," tutup Munafri.

Acara Welcome Dinner tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Andi Zulkifly Nanda, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, serta sejumlah tokoh lainnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #IGS 2026 #Indonesia Gastrodiplomacy Series #Delegasi 28 Negara #Diplomasi Kuliner #Investasi Makassar #Duta Besar #Pemkot Makassar #pariwisata Makassar
Youtube Jejakfakta.com