Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Mochammad Afifuddin, mengaku bahwa pihaknya telah menerima sejumlah gugatan sengketa hasil pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah digelar di beberapa daerah.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat menghadiri rapat koordinasi evaluasi tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024, disalah satu hotel di Kota Makassar, Senin (28/04).

"Tujuh yang sementara ada gugatan, besok sudah ada penyampaian jawaban dari KPU, sedang kami siapkan. Kemudian kabarnya (gugatan) baru ini akan ada," katanya saat menghadiri rapat koordinasi evaluasi tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024, di Makassar, Senin (28/4/2025).
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Nilai KPU Tidak Serius dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Menurut Afifuddin, terkait gugatan yang masuk di KPU itu tidak membatasi setiap masyarakat yang ingin melakukan gugatan atas ketidakpuasan hasil PSU yang digelar di 24 kabupaten kota di Indonesia.
"Yang penting, orang menggugat ke MK itu sebenarnya adalah jalur konstitusional, KPU sebagai penyelenggara siap menghadapi dan menjelaskan, bagaimana situasi pada saat pelaksanaan PSU," ungkapnya.
Ia pun mengaku pelaksanaan PSU yang digelar di sejumlah daerah di Indonesia itu berjalan aman dan lancar. Meski ada beberapa daerah yang mengajukan sengketa hasil PSU di MK.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi
"Kalau ada gugatan kita hadapi. Tinggal lima (daerah) dari 24 (kabupaten kota), sebagian besar sudah menggelar (PSU)," ungkapnya.
Sementara untuk pelaksanaan PSU di Kota Palopo yang masih dalam tahapan, Afifuddin mengaku bahwa pihaknya telah meminta KPU Sulsel untuk segera menyiapkan segala kebutuhan pelaksana PSU Palopo yang digelar pada 25 Mei mendatang.
"Kami masih ada kesempatan sampai 24 Mei, semoga berjalan lancar," katanya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




