Selasa, 03 Januari 2023 03:35

Satusehat Akan Gantikan Aplikasi Lindungipeduli

Editor : Herlina
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Dok. Humas Setkab/Ramat)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Dok. Humas Setkab/Ramat)

Platform Satusehat nanti tidak sekadar mengetahui informasi vaksin dan scanning oleh warga. Tapi juga bisa, mengetahui pelbagai rekam jejak kesehatan masyarakat.

Aplikasi Pedulilindungi akan ditransformasikan ke dalam platform Satusehat. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/1).

Menurutnya, platform Satusehat nanti tidak sekadar mengetahui informasi vaksin dan scanning oleh warga. Tapi juga bisa, mengetahui pelbagai rekam jejak kesehatan masyarakat yang menggunakan aplikasi itu.

"Kita bisa tahu imunisasi anak kita yang pakai apa saja. Kalau kita cek darah di laboratorium masuk datanya ke situ. Misal check-up rumah sakit masuk, bukan hanya data tulisan, tapi data image dan video Ct-Scan MRI masuk. Kalau kita beli obat di apotek juga masuk," seru Budi.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Pastikan Layanan Dasar Warga Kepulauan Terpenuhi

Untuk aplikasi Pedulilindungi nantinya dapat menjadi milik individu. Harapannya, dokter dapat dengan mudah melihat rekam jejak kesehatan seseorang dari aplikasi tersebut, sehingga penanganannya akan jauh lebih cepat.

"Dokter bisa lihat. Misal dia rajin lari, jantungnya bagus, enggak pernah check up jantung, tapi perutnya bermasalah. Jadi dokternya jauh cepat tahu," Budi mencontohkan.

Aplikasi Pedulilindungi nantinya juga dapat digunakan pemerintah daerah, untuk memahami kondisi kesehatan populasi warga di daerah tertentu.

Baca Juga : Bupati Pangkep Resmikan Program TIBER, Warga Dapat Rp5.000 per Ekor Tikus untuk Cegah Leptospirosis

Target integrasi aplikasi bisa rampung pada akhir 2023. "Untuk pahami population health di level kecamatan, level desa. Jadi intervensinya lebih pas. Spesifik berbasis data. Jadi arahnya ke sana. Ini ditargetkan akhir 2023 sudah selesai semua terintegrasi dan 2024 kita bisa gunakan," pungkas Budi. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Aplikasi #Platform #Pedulilindungi #Satusehat #Integrasi #Kesehatan #Menteri Kesehatan #Menkes
Youtube Jejakfakta.com