Jakarta, jejakfakta.com – Aparat kepolisian akhirnya menangkap Iwan S (42) terduga pelaku penculikan bocah enam tahun bernama Malika Anastasya asal permukiman Gunung Sahari 7A, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, mengungkapkan, kepolisian menyiduk Iwan S di kawasan Cipadu, Ciledug, Tangerang Selatan, Senin (2/1/23) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat penangkapan, Iwan S yang disebut bekerja sebagai pemulung membawa korban.
Baca Juga : Tiga Bocah di Gowa Diduga Diculik demi Perhiasan, Polisi Masih Buru Pelaku
"Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat beshasil menemukan terduga pelaku dan juga korban," kata Komarudin kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/1/2023).
"Di mana tadi sekira pukul 21.30 WIB, tim mendapatkan informasi keberadaan terduga pelaku bersama korban berada di sekitar wilayah Cipadu, Ciledug," ujar Komaruddin menambahkan.
Kini korban pemeriksaan kesehatan di RS Polri Kramat Jati.
Baca Juga : Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Meninggal di Puskesmas, Sempat Pingsan
"Korban kami bawa ke RS Kramat Jati untuk kita lakukan pemeriksaan mengingat sudah cukup lama berhari-hari bersama terduga pelaku ya, pada saat ditemukan juga tadi. Korban berada di dalam sebuah gerobak yang dibawa oleh pelaku," kata Komaruddin.
Polisi menahan Iwan S di Mapolres Metro Jakarta Pusat.
Detik-detik Penculikan
Baca Juga : Marak Isu Penculikan Anak, Budhi Minta Jangan Termakan Isu dan Tingkatkan Pengawasan Anak
Informasi yang dihimpun, aksi penculikan ini terjadi pada Rabu (7/12/22) siang WIB.
Terekam kamera pengawas CCTV, korban terlihat berjalan di lokasi dan dihampiri oleh seorang pria yang mengenakan kaos lengan panjang berwarna hitam dan bertopi.
Pria dan korban kemudian naik ke kendaraan bajaj dan meninggalkan lokasi.
Baca Juga : Polisi Tangkap Penculik Anak, KPK Tahan Gubernur Lukas Enembe hingga Cabai Toraja Ekstra Pedas
Tunggal, nama ayah korban, mengatakan, pelaku adalah seorang "pemulung" yang sering membeli makanan di tempatnya.
Jelang kejadian, terduga pelaku datang ke kios Tunggal.
"Jadi dia datang ke kios, ngopi, terus nanya masak beras atau tidak, terus dia beli beras lalu balik ke kios. Lalu dia beli fried chicken. Anak itu ngikutin dari belakang. Lalu dia nyetop Bajaj dan naik Bajaj," kata Tunggal kepada media.
Baca Juga : Penculikan Anak Perempuan Malika Anastasya Diduga Berawal dari Pancingan Ini, Polisi Belum Temukan
Selain sering datang ke kiosnya, Tunggal mengatakan bahwa pelaku dekat dengan anak-anak.
Bahkan, kata Tunggal, pelaku sering memberikan mainan kepada anak-anak kecil.
Pelaku diduga menculik korban setelah pelaku memancing korban dengan membelikan mainan atau makanan. (detik/berbagai sumber).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




