Kamis, 22 Mei 2025 10:07

PLN UID Sulselrabar Gelar Apel Bakti PDKB Semester I 2025 di Bantaeng

Editor : Redaksi
Penulis : Sherine Grace
APEL BAKTI PDKB - PLN UID Sulselrabar menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Semester I Tahun 2025, di Lapangan Hitam, Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng (19/5/2025). @Jejakfakta/dok. PLN
APEL BAKTI PDKB - PLN UID Sulselrabar menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Semester I Tahun 2025, di Lapangan Hitam, Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng (19/5/2025). @Jejakfakta/dok. PLN

Penghargaan kepada PLN atas kontribusinya dalam menjaga keandalan kelistrikan.

Jejakfakta.com, BANTAENG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Semester I Tahun 2025 di Lapangan Hitam, Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Minggu (19/5/2025).

Kegiatan bertajuk “Menuju Nihil Segment Kronis dan Sakit Berbasis pada Keselamatan Lingkungan untuk Mencapai Zero Harm dan Zero Loss” ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 24 Mei 2025.

Sebanyak 100 personel dari 10 tim PDKB yang berasal dari delapan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di wilayah kerja Sulselrabar diterjunkan untuk menjalankan pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemadaman.

Baca Juga : PLTS Hybrid Resmi Beroperasi di Samalona, Warga Kini Nikmati Listrik Sepanjang Hari

Para personel dibekali peralatan kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, serta mengaplikasikan metode Sentuh Langsung (SL) dan metode berjarak di 356 titik yang tersebar di Kabupaten Bantaeng, Sinjai, dan Bulukumba.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Bakti PDKB merupakan bentuk transformasi layanan PLN yang mengedepankan efisiensi dan keselamatan kerja tanpa mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan.

“Melalui Bakti PDKB ini, PLN membuktikan bahwa pemeliharaan jaringan dapat dilakukan secara efisien tanpa padam. Ini adalah wujud nyata dari transformasi layanan kami,” ujar Edyansyah.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Dorong Optimalisasi Listrik Demi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Ia menambahkan, program ini berpotensi menyelamatkan energi sebesar 736.267 kWh atau senilai Rp775 juta. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi menurunkan durasi gangguan (SAIDI) sebesar 239 menit per pelanggan dan frekuensi gangguan (SAIFI) sebesar 1,85 kali per pelanggan.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Sekretaris Daerah H. Abdul Wahab, S.E., M.Si., menyampaikan penghargaan kepada PLN atas kontribusinya dalam menjaga keandalan kelistrikan.

“Upaya menjaga keandalan listrik ini sangat vital, apalagi bagi pelayanan publik dan kegiatan ekonomi di Bantaeng,” ujar Wahab.

Baca Juga : Pemkot Makassar dan PLN Bahas Solusi Kelistrikan Kepulauan, Siap Jadi Pilot Project Energi Terbarukan

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, kegiatan Bakti PDKB turut disertai penyerahan 30 paket sembako kepada warga kurang mampu melalui program Jumat Berkah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Dengan kegiatan ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PLN #PLN Sulselrabar #Bakti PDKB #PLN tanpa padam #pemeliharaan jaringan listrik #Jumat Berkah #Edyansyah
Youtube Jejakfakta.com