Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Kisah seorang lansia yang dirawat tanpa pendamping keluarga di RS I Lagaligo, Kecamatan Wotu, menyentuh hati banyak pihak. Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, turun langsung menyerahkan bantuan pada Jumat (27/06/2025), sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan.
Wabup Puspawati didampingi oleh Camat Tomoni, Catur Dyan Sintawati, dan Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Luwu Timur, Anita Basri, saat menyambangi ruang perawatan. Mereka membawa bantuan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Luwu Timur, berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan pribadi untuk membantu proses pemulihan lansia tersebut.

“Kami hadir hari ini sebagai bentuk dukungan moral kepada warga lansia yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan memberi semangat dalam menjalani perawatan,” ujar Puspawati.
Baca Juga : Pencanangan Desa Cantik, Wabup Puspa: Data Harus Akurat dan Berdampak
Lansia yang kini mendapat perawatan intensif itu sebelumnya diketahui tidak memiliki keluarga yang mendampingi. Meski begitu, ia kini mendapat perhatian khusus dari rumah sakit dan pendampingan sukarela dari Nenny (Kasi Pemerintahan Desa Beringin Jaya) serta Yuni (warga Desa Mandiri) yang bergantian menjaga dan memberikan dukungan.
Kepala Dinsos PPPA Luwu Timur, Joni Patabi, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau kondisi para lansia terlantar di wilayahnya.
“Kami berkomitmen memberikan pendampingan, baik dari sisi kesehatan maupun sosial. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk melindungi hak-hak para lansia,” kata Joni.
Baca Juga : Pemkab Lutim Gelar Rapat Forum Kabupaten Sehat, Bahas 20 Indikator Belum Capai Target
Langkah cepat yang diambil Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjadi bukti hadirnya negara dalam menjamin kesejahteraan kelompok rentan. Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi fondasi kuat dalam masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




