Selasa, 29 Juli 2025 22:07

DPD KNPI Makassar Dukung Transformasi Digital Pemkot Lewat QRIS di Pasar dan Terminal

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar, saat peluncuran sistem transaksi non-tunai berbasis QRIS di Pasar Pusat Niaga Daya, Kecamatan Biringkanaya, Senin (28/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar, saat peluncuran sistem transaksi non-tunai berbasis QRIS di Pasar Pusat Niaga Daya, Kecamatan Biringkanaya, Senin (28/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Langkah digitalisasi oleh Pemkot Makassar dinilai sebagai inovasi sosial yang mendorong efisiensi dan transparansi oleh kalangan pemuda.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Makassar menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mempercepat transformasi digital, khususnya melalui penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di pasar-pasar tradisional dan terminal.

Ketua Bidang Perencanaan dan Pemetaan Wilayah DPD KNPI Kota Makassar, Syahrullah Sanusi, menyebut inovasi ini sebagai wujud nyata dari inovasi sosial kemasyarakatan yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

“Inovasi teknologi yang diterapkan Pemkot Makassar akan berdampak positif terhadap inovasi sosial kemasyarakatan. Ini adalah solusi baru untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan mengatasi persoalan sosial yang kompleks,” ujar Syahrullah, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga : Walikota Cup 2026 Dimulai, Munafri Dorong Pembinaan Usia Dini dan Kompetisi Berkelanjutan

Menurutnya, digitalisasi pasar melalui QRIS bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap layanan penting secara transparan dan akuntabel.

“Kami melihat ini sebagai langkah strategis. QRIS menghadirkan kecepatan, kemudahan, serta meminimalkan potensi pungli dalam transaksi,” tambahnya.

Syahrullah pun mengutip semangat Presiden Soekarno sebagai dorongan moral bagi generasi muda.

Baca Juga : Sekda Makassar Ajak 450 Muballigh Jadi Garda Terdepan Perkuat Kerukunan dan Dukung Program MULIA

“Beri aku sepuluh pemuda yang melek digital dan paham QRIS, niscaya produk lokal akan mengguncang pasar dunia,” ujarnya menyambung semangat kutipan Bung Karno.

DPD KNPI Makassar juga menanggapi kritik yang dilontarkan oleh pihak yang disebut sebagai “Ketua gadungan” yang mempertanyakan kebijakan digitalisasi pembayaran QRIS tersebut. Syahrullah menilai narasi tersebut tidak konstruktif dan menunjukkan ketidaktahuan terhadap arah pembangunan kota yang berbasis digital.

“Pernyataan seperti itu menyesatkan dan tidak mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun kota. Kami menyesalkan masih adanya suara-suara sumbang yang anti-kemajuan,” tegasnya.

Baca Juga : Pedagang Bongkar Lapak Sendiri, Penataan Pasar Jongkok Manggala Berhasil Tanpa Konflik

Ia menegaskan bahwa QRIS bukanlah ancaman, tetapi solusi nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum.

“DPD KNPI Makassar berdiri tegak di barisan kemajuan. Kami mendukung penuh langkah Pemkot dan PD Pasar Raya dalam mendorong digitalisasi ekonomi kerakyatan,” pungkas Syahrullah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#QRIS Makassar #KNPI Makassar #digitalisasi pasar #Pemkot Makassar #pembayaran non-tunai #QRIS Terminal #UMKM Digital #Ekonomi Kerakyatan Digital
Youtube Jejakfakta.com