Jejakfakta.com, IKN — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Kongres Diaspora Indonesia ke-8 (CID-8) yang berlangsung meriah di Multi Function Hall, Gedung Kemenko 3, Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (2/8/2025). Acara dua tahunan ini menjadi forum strategis bagi diaspora Indonesia dari lima benua untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Pembukaan CID-8 diwarnai nuansa kebangsaan dengan penampilan Tari Seraung dan lagu Indonesia Raya yang menggema penuh semangat. Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh nasional, seperti Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni.

Sorotan utama pada sesi pembukaan adalah pembacaan Deklarasi Diaspora Indonesia, yang menjadi simbol komitmen dan kecintaan diaspora terhadap tanah air.
Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada
“Diaspora bukan sekadar aset global, tetapi merupakan kekuatan moral dan intelektual bagi kemajuan bangsa,” ujar Said Zaidansyah, anggota Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global (IDN Global).
Said juga menekankan bahwa identitas kebangsaan tidak luntur meski berbeda kewarganegaraan atau terpisah jarak geografis. “Di mana pun mereka berada, hati dan pikirannya tetap untuk Indonesia,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kartini Sarsilaningsih, Ketua Board of Advisor IDN Global, yang menekankan pentingnya mewariskan semangat diaspora kepada generasi muda. Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, turut mengulas sejarah panjang diaspora Indonesia dalam bidang diplomasi, ekonomi, dan kebudayaan.
Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar
Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, menyampaikan bahwa pendekatan terhadap diaspora kini bersifat strategis.
“Kita ingin membangun jejaring kekuatan global Indonesia melalui peran diaspora,” katanya.
Kehadiran Aliyah Mustika Ilham dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas Kota Makassar di kancah internasional.
Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar
“Ini langkah konkret memperkuat kolaborasi Makassar dengan jaringan diaspora global. Fokus kami di bidang UMKM, pendidikan, dan ekonomi kreatif,” kata Aliyah.
Aliyah hadir didampingi Riyanto, Kepala Bidang Usaha dan Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar.
Dipandu oleh Devi Femina, CID-8 tidak hanya menjadi ajang temu kangen bagi para perantau, tetapi juga forum strategis untuk menyinergikan kekuatan diaspora demi kemajuan Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




