Jejakfakta.com, MAKASSAR — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan uji coba penerbangan pesawat amfibi (seaplane) sekaligus melakukan peletakan prasasti pembangunan water aerodrome pertama di Indonesia yang berlokasi di Taman Andalan, kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, pada Senin (11/8/2025).
Acara ini dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel, serta sejumlah kepala daerah.

Dalam sambutannya, Menteri Dudy menyampaikan bahwa pembangunan water-based aerodrome menjadi langkah strategis untuk membuka akses transportasi ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh jalur darat dan laut konvensional.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Hadiri ICE APEKSI 2026, Promosikan Potensi dan Inovasi Makassar
"Sulawesi Selatan memiliki garis pantai panjang dan gugusan pulau kecil dengan keindahan luar biasa. Namun, aksesnya masih menjadi tantangan. Kehadiran seaplane dan water aerodrome akan menjawab persoalan konektivitas, serta mendukung pariwisata, logistik, dan layanan darurat," ujar Dudy.
Demo Flight Perdana Cessna 172S
Pada kesempatan tersebut, satu unit pesawat Cessna 172S Skyhawk SP dengan kode registrasi PK-APO sukses melakukan demo flight dan mendarat mulus di perairan CPI. Pesawat ini mampu membawa empat penumpang, dengan durasi terbang hingga tiga jam, dan hanya membutuhkan landasan 700 meter untuk lepas landas serta 300 meter untuk mendarat.
“Demo ini juga sekaligus uji keamanan dan kesiapan operasional,” tambah Menhub.
Tahap Awal: Hubungkan Selayar – Labuan Bajo
Pada tahap awal, rute seaplane direncanakan menghubungkan Taman Nasional Taka Bonerate di Selayar, Sulsel, dengan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga : Sambut IGS 2026, Wakil Wali Kota Makassar Terima Delegasi Tiga Negara di Bandara Sultan Hasanuddin
“Kita ingin menjangkau daerah yang selama ini sulit diakses, bahkan untuk penanganan darurat seperti pengiriman tenaga medis,” tegas Dudy.
Dudy juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pionir dalam pembangunan water aerodrome di Indonesia.
“Saya sangat bangga. Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memulai langkah ini,” ujarnya.
Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki
Ia pun mengajak pelaku usaha dan maskapai untuk berinvestasi dalam pengembangan moda transportasi ini.
“Investasi ini adalah tabungan masa depan. Bukan hanya nilai finansial, tapi juga keberlanjutan dan manfaat sosial,” kata Dudy.
Dalam acara yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan dua mitra strategis, yakni FlyJaya dan Star Wisata Air, untuk pengembangan operasional seaplane di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




