Kamis, 14 Agustus 2025 16:11

Pemkot Makassar Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Sekolah dan Proyek Mangkrak Jadi Prioritas

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau lahan milik Pemerintah Kota Makassar seluas sekitar 20 hektare di Kompleks Pemda Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kamis (14/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau lahan milik Pemerintah Kota Makassar seluas sekitar 20 hektare di Kompleks Pemda Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kamis (14/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri meminta seluruh OPD untuk memaksimalkan serapan anggaran pada perubahan anggaran tahun berjalan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses sertifikasi aset bangunan milik daerah sebagai upaya memperkuat kepastian hukum dan mempermudah intervensi pembangunan. Fokus utama diarahkan pada bangunan sekolah, kantor kelurahan, kecamatan, hingga puskesmas.

“Dinas Pendidikan beserta para camat tolong maksimalkan semua sertifikat terhadap sekolah yang kita miliki, seluruh kantor kelurahan, dan kecamatan yang dimiliki,” ujar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kamis (14/8/2025). Ia menegaskan pentingnya percepatan inventarisasi dan sertifikasi aset milik Pemkot.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menilai langkah ini sangat penting karena masih banyak aset Pemkot yang belum memiliki sertifikat resmi. Kondisi ini menghambat proses perbaikan dan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Untuk mempercepat proses sertifikasi, Pemkot Makassar akan menggandeng kejaksaan, kepolisian, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui nota kesepahaman (MoU). Upaya ini juga sejalan dengan penataan ruang dan penguatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Kalau bisa, kita sama-sama usulkan membuat MoU sebagai proses percepatan untuk memaksimalkan aset bersama kejaksaan, kepolisian, dan BPN,” kata Munafri.

Selain aset, Munafri juga menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang mangkrak. Ia meminta seluruh OPD untuk memaksimalkan serapan anggaran pada perubahan anggaran tahun berjalan.

Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar

“Proyek mangkrak dimaksimalkan. Saya harap di perubahan sudah bisa dimaksimalkan untuk merubah serapan semua SKPD,” tegasnya.

Dalam aspek pendapatan, Munafri memberi instruksi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengoptimalkan sistem digitalisasi layanan. Ia juga meminta kerja sama Bank Indonesia (BI) untuk pelacakan transaksi perusahaan.

“Maksimalkan digitalisasi, minta surat ke Bank Indonesia untuk semua transaksi supaya bisa kita tracking perusahaan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#sertifikasi aset #Munafri Arifuddin #proyek mangkrak #Sekolah #Puskesmas #Pemkot Makassar #rdtr
Youtube Jejakfakta.com