Jumat, 05 September 2025 15:14

Salat Gaib Digelar di DPRD Makassar untuk Korban Kebakaran, Munafri Tegaskan Ini Bukan Aksi Mahasiswa

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Salat gaib sebagai bentuk penghormatan kepada empat korban yang meninggal dalam insiden kebakaran pada 29 Agustus lalu, di pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat siang (6/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Salat gaib sebagai bentuk penghormatan kepada empat korban yang meninggal dalam insiden kebakaran pada 29 Agustus lalu, di pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat siang (6/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri sebut kondisi kota perlahan mulai kondusif berkat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Aktivitas warga disebut telah berjalan lebih lancar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ratusan warga memadati pelataran Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat siang (6/9), untuk mengikuti salat gaib sebagai bentuk penghormatan kepada empat korban yang meninggal dalam insiden kebakaran pada 29 Agustus lalu.

Pelaksanaan salat gaib berlangsung khusyuk dan penuh haru. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama jajaran SKPD, Forkopimda, TNI, Kejaksaan, anggota DPRD, serta mahasiswa dari BEM se-Kota Makassar, hadir menyatukan doa di tengah suasana duka.

Tepat pukul 13.30 WITA, jamaah berdiri dalam satu saf, menundukkan kepala penuh khidmat. Foto keempat korban terpampang di depan para peserta, menjadi simbol duka mendalam yang dirasakan seluruh warga kota.

Baca Juga : Aliyah Mustika Hadiri Musda XI Golkar Sulsel, Tekankan Sinergi Pemerintah dan Partai untuk Kemajuan Daerah

"Salat gaib ini bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk cinta dan doa tulus dari kami semua. Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT," ujar Wali Kota Makassar, yang akrab disapa Appi.

Dalam keterangannya, Munafri menegaskan bahwa momentum ini tidak hanya untuk berduka, tetapi juga sebagai pengingat dan pembelajaran bagi semua pihak agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

"Hari ini kita hadir untuk memberikan doa terbaik kepada para korban yang gugur dalam menjalankan tugas," ucapnya.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Munafri juga menyatakan bahwa kondisi kota perlahan mulai kondusif berkat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Aktivitas warga disebut telah berjalan lebih lancar dari hari-hari sebelumnya.

Wali Kota juga menyampaikan pandangannya mengenai insiden yang menyebabkan kebakaran tersebut.

"Saya sangat meyakini ini bukan aksi mahasiswa, tetapi ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini bukan demonstrasi biasa, tapi tindakan anarkis yang jauh dari nilai kemanusiaan," tegas politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga : Hari Ini Musda Golkar Sulsel Dibuka Bahlil, IAS Hampir Pasti Terpilih Aklamasi

Menurutnya, menjaga kondusivitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban seluruh elemen masyarakat.

Menutup pernyataannya, Munafri menyebut bahwa keputusan soal kelanjutan pengamanan Gedung DPRD akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak TNI dan Polri. Pemerintah Kota Makassar mendukung penuh langkah aparat demi menjaga stabilitas.

"Apakah sistem penjagaan ini dilanjutkan, itu kita serahkan pada kajian TNI-Polri. Yang jelas, kita semua harus memastikan Makassar tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#salat gaib #korban kebakaran #dprd makassar #Munafri Arifuddin #Demonstrasi Makassar #tragedi kebakaran #forkopimda #BEM Makassar
Youtube Jejakfakta.com