Kamis, 04 Desember 2025 13:42

RT Pemenang Diminta Rangkul yang Belum Terpilih, Wali Kota Munafri Tekankan Persatuan Warga

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memantau proses pemilihan RT/RW di Makassar, Rabu (3/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memantau proses pemilihan RT/RW di Makassar, Rabu (3/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri menyampaikan pesan damai yang menegaskan pentingnya persatuan di tingkat akar rumput.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Perhelatan politik akar rumput di Kota Makassar berlangsung sukses dan memasuki babak penting. Pemilihan Rukun Tetangga (RT) yang digelar serentak pada Rabu (3/12/2025) kini berjalan secara demokratis, jujur, dan adil (jurdil).

Hajatan akbar tingkat lokal ini resmi digelar sebagai bagian dari pemilihan pengurus lingkungan, yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak hingga tingkat RW pada 8 Desember mendatang.

Pemilihan serentak RT dan RW bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, langkah ini merupakan perwujudan nyata dari janji politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada masa kampanye Pilwalkot 2024 lalu.

Baca Juga : Aliyah Mustika Hadiri Musda XI Golkar Sulsel, Tekankan Sinergi Pemerintah dan Partai untuk Kemajuan Daerah

Janji tersebut kini ditepati sebagai komitmen menghadirkan demokrasi yang lebih sehat, terbuka, dan partisipatif di level akar rumput.

Dengan penyelenggaraan pemilihan serentak ini, Pemerintah Kota Makassar mendorong masyarakat terlibat aktif menentukan figur pemimpin lingkungan mereka—sosok yang nantinya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik di tingkat paling dasar.

Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pemilihan RT/RW tidak boleh dianggap sebagai proses memilih figur semata.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Lebih dari itu, pemilihan ini mencari orang-orang yang benar-benar siap bekerja, siap hadir, dan siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat.

“Untuk pertama kalinya pemilihan RT dan RW digelar secara serentak sebagai pesta demokrasi warga di tingkat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Hajatan akbar yang kerap disebut pemilu raya tingkat lokal ini menjadi sejarah penting bagi Kota Makassar. Komitmen pasangan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham untuk menghadirkan demokrasi yang terbuka dan transparan kini telah terwujud.

Baca Juga : Hari Ini Musda Golkar Sulsel Dibuka Bahlil, IAS Hampir Pasti Terpilih Aklamasi

Penyelenggaraan pemilihan serentak menjadi simbol penguatan demokrasi di tingkat akar rumput—level pemerintahan yang paling memahami denyut, persoalan, dan kebutuhan warganya.

Dengan format baru yang lebih demokratis dan transparan serta melibatkan banyak unsur masyarakat, Kota Makassar menapaki fase baru demokrasi lokal yang tumbuh dari bawah, dekat, dan menyentuh langsung kehidupan warga.

“Masyarakat sudah menentukan pilihan, memilih pemimpin paling dekat dengan rumah mereka, sosok yang setiap hari mereka jumpai, sapa, dan percaya,” sambung Appi.

Baca Juga : IAS Jadi Kandidat Pertama Kembalikan Formulir Calon Ketua Golkar Sulsel, Pengembalian Dijadwalkan Hari Ini

Dengan sistem terbuka dan partisipatif, setiap warga diberi ruang lebih luas memilih figur yang mereka anggap mampu menjadi penghubung utama antara masyarakat dan pemerintah.

Munafri Arifuddin yang terus memantau jalannya proses pascapemilihan menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar seremonial pergantian pengurus.

Lebih dari itu, kata dia, proses ini memilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja, hadir, dan melayani masyarakat dalam setiap dinamika sosial di lingkungan mereka.

Baca Juga : Munafri dan Coach Darije Satukan Semangat Kebangkitan PSM Makassar: "Ewako PSM!"

“Ini bukan hanya soal memilih figur, tetapi memilih mereka yang benar-benar siap bekerja untuk masyarakat,” tegas Munafri.

Dalam suasana hangat pascapelaksanaan Pemilihan RT serentak, Wali Kota Makassar menyampaikan pesan damai yang menegaskan pentingnya persatuan di tingkat akar rumput.

Ia menekankan bahwa tugas pertama seorang RT terpilih bukan hanya merayakan kemenangan, tetapi merangkul mereka yang belum terpilih.

“Serta menjaga harmoni, dan memastikan seluruh warga tetap berada dalam satu barisan kebersamaan,” tutur Munafri.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi di level paling dekat dengan masyarakat harus menghadirkan kedewasaan, menumbuhkan solidaritas, dan menjadi contoh bagi proses demokrasi di tingkat lebih besar.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan para pemimpin lingkungan bekerja lebih inklusif, mengayomi seluruh warga tanpa kecuali, serta menjaga Makassar tetap aman, damai, dan saling menghargai.

“Menjaga soliditas, memperkuat pelayanan, dan menghadirkan solusi cepat bagi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Appi—sapaan akrabnya—menekankan bahwa aspek terpenting dalam pemilihan RT adalah menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia meminta seluruh pihak tidak menciptakan konflik maupun perpecahan akibat perbedaan pilihan.

Politisi Golkar itu juga menekankan pentingnya melebur dan kembali bersatu pascapemilihan demi pemerataan bantuan dan keberlanjutan pembangunan.

Ia menegaskan pesan penting kepada seluruh Ketua RT terpilih dalam pemilihan serentak di Kota Makassar.

Ia meminta para pemenang untuk tidak larut dalam euforia kemenangan, melainkan segera merangkul para kandidat yang belum terpilih demi menjaga persatuan warga.

“Yang paling penting adalah menjaga keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan ini. Yang menang, tolong rangkul yang kalah. Yang kalah, konsolidasi ke yang menang,” tegasnya.

Pemilihan digelar untuk memastikan hadirnya sosok yang mampu menjadi koordinator dan jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.

Menurutnya, RT dan RW adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Karena itu, harmoni dan kebersamaan menjadi modal utama memastikan pelayanan publik berjalan baik tanpa sekat politik di tengah warga.

“Pemilihan telah selesai. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada sekarang adalah warga kita semua. Saya berharap para RT terpilih segera merangkul yang kalah, ajak bersama-sama membangun lingkungan,” ujar Wali Kota.

“Perbedaan pilihan itu biasa, tapi setelah pemilihan kita kembali pada satu tujuan: menjadikan lingkungan lebih baik. RT/RW harus menjadi figur pemersatu,” tambahnya.

Wali Kota berharap tidak ada lagi aksi atau kelompok pascapemilu. Ia mengajak semua pihak menatap ke depan, membangun solidaritas, serta menjaga stabilitas sosial di tingkat lingkungan.

“Dengan semangat kebersamaan, pelayanan masyarakat di tingkat RT/RW dapat semakin cepat dan responsif bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemilihan RT/RW #Munafri Arifuddin #Demokrasi Akar Rumput #Pemilu lokal #RT/RW serentak #Pemerintah Kota Makassar #politik lokal #Persatuan warga #pemilihan lingkungan
Youtube Jejakfakta.com