Senin, 15 Desember 2025 10:59

Pemkot Makassar Terima Bus Sekolah Rakyat dari Kemenhub, Layani Siswa Gratis

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Dinas Perhubungan Kota Makassar menerima tambahan satu unit Bus Sekolah Rakyat dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dengan kapasitas 19 kursi. @Jejakfakta/dok. Istimewa
Dinas Perhubungan Kota Makassar menerima tambahan satu unit Bus Sekolah Rakyat dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dengan kapasitas 19 kursi. @Jejakfakta/dok. Istimewa

Bus beroperasi pagi hari pukul 06.00–07.30 WITA untuk antar siswa, dan pukul 14.00–16.00 WITA untuk jemput siswa.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmen dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, melalui layanan bus sekolah gratis bagi siswa.

Program ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi solusi transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi pelajar di Kota Makassar.

Layanan bus sekolah gratis ini merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA). Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, Pemkot Makassar terus memperkuat armada dan memperluas layanan.

Baca Juga : Makassar Pecah Dominasi Jawa! Kota Makassar Jadi Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan Nasional Hari Otda 2026

Terbaru, Dinas Perhubungan Kota Makassar menerima tambahan satu unit Bus Sekolah Rakyat dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dengan kapasitas 19 kursi.

Meskipun bus sudah berada di pelataran Kantor Dishub, serah terima resmi atau Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Kementerian Perhubungan ke Pemkot Makassar akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dengan tambahan ini, jumlah armada bus sekolah yang dioperasikan Pemkot Makassar kini menjadi enam unit, setelah sebelumnya mengoperasikan lima armada yang melayani siswa setiap hari secara gratis.

Baca Juga : Hari Otda ke-30 di Makassar, Sekda Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Asta Cita

Ke depan, Pemkot Makassar juga merencanakan pengadaan tiga unit bus tambahan melalui APBD Pokok, sehingga total armada yang dikelola Dishub Makassar menjadi sembilan unit. Langkah ini menegaskan keseriusan Pemkot Makassar dalam menghadirkan transportasi publik yang inklusif, khususnya bagi siswa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Pemkot terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program pro-rakyat. Salah satunya dengan menambah armada bus sekolah gratis agar seluruh siswa mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan gratis, terutama bagi mereka yang menempuh jarak jauh ke sekolah.

"Kami, Pemerintah Kota Makassar, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Penambahan bus sekolah gratis ini diharapkan dapat membantu anak-anak dalam mobilitas harian tanpa membebani orang tua," ujar Munafri, Senin (15/12/2025).

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Dorong Modernisasi Layanan Kesehatan, Cathlab RSUD Daya Siap Layani Warga Makassar

Munafri juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap layanan pendidikan di daerah.

"Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan Bus Sekolah Gratis ini," ucapnya.

Bantuan bus ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung akses pendidikan yang aman, nyaman, dan merata, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga : Wawali Makassar Dukung Workshop IAI Sulsel, Fokus Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Selain layanan transportasi gratis, Pemkot Makassar juga memaksimalkan program pendukung pendidikan lainnya, seperti pembagian seragam sekolah, tumbler, dan tas sekolah secara bertahap.

Munafri menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan bentuk perhatian Pemkot untuk menciptakan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan. Dengan penguatan berbagai program, Pemkot berharap tercipta lingkungan belajar yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang siswa.

"Kami ingin memastikan tidak ada anak di Makassar yang terhambat pendidikannya karena keterbatasan fasilitas. Semua ini adalah investasi untuk masa depan generasi muda Makassar," tambahnya.

Baca Juga : Munafri Siapkan May Day Fest 2026 di Karebosi, Pemkot Makassar Fokus Keamanan dan Kelancaran

Kepala Bidang Angkutan Umum dan Prasarana Dishub Makassar, Jusman, menjelaskan bantuan bus ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 69 Tahun 2025. Kota Makassar menjadi salah satu dari 150 daerah penerima bus sekolah secara nasional.

"Bus ini tipe sedang dengan kapasitas 19 kursi dan dikhususkan untuk operasional angkutan siswa di Kota Makassar," ujar Jusman, Minggu (15/12/2025).

Bus akan dikelola sepenuhnya oleh Pemkot Makassar dan ditujukan untuk program Sekolah Rakyat. Dishub Makassar akan melaporkan pemanfaatan bus setiap tiga bulan.

Dalam operasionalnya, bus baru akan mengikuti skema yang sama seperti layanan bus sekolah gratis yang sudah berjalan. Dengan tambahan ini, jumlah armada yang dikelola Dishub Makassar menjadi enam unit atau enam trayek.

Rute kelima trayek bus sekolah gratis meliputi:

  • Terminal Mallengkeri – Karebosi (26 sekolah)
  • Terminal Daya – Karebosi (16 sekolah)
  • Terminal Panakkukang – Karebosi (12 sekolah)
  • Antang – Karebosi (20 sekolah)
  • Terminal Daya – Untia (5 sekolah)

Bus beroperasi pagi hari pukul 06.00–07.30 WITA untuk antar siswa, dan pukul 14.00–16.00 WITA untuk jemput siswa.

Pemanfaatan bus sekolah gratis sangat tinggi, bahkan lima unit yang sudah beroperasi sering kelebihan kapasitas. Rata-rata jumlah siswa yang diangkut pada Oktober 2025 mencapai 5.980 per bulan.

Bus sekolah dilengkapi teknologi canggih, seperti CCTV, Wi-Fi, sensor, GPS, serta AI untuk memantau keselamatan pengemudi. Teknologi ini membantu pengelola, siswa, dan orang tua memastikan perjalanan aman dan nyaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#bus sekolah gratis #Pemkot Makassar #Kemenhub #transportasi sekolah #program MULIA #armada bus #siswa SD SMP #pendidikan inklusif
Youtube Jejakfakta.com